Resep Nasi Kuning Tumpeng Gampang Dan Cepat

Diposting pada 10 views
Masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi adat-istiadat serta budaya warisan leluhur, sebut saja masih diadakannya acar-acara kenduri atau selametan, tedak siten untuk batita, upacara tujuh bulanan, kirap, sekaten, larung, dan lain sebagainya. Dan acara-acara tradisi tersebut biasanya dilengkapi dengan beberapa masakan tradisional yang disuguhkan bahkan menjadi suatu hal yang wajib untuk dilakukan. ambil pola saja nasi kuning. Siapa tak pernah dengar nama olahan nasi yang satu ini, bahkan program ulang tahun saja ada yang memakai nasi kuning sebagai masakan utama yang disajikan kepada orang yang berulang tahun dan kemudian untuk dibagikan kepada sanak saudara.

Nasi kuning yang berbentuk kerucut kolam gunung yang biasa disebut sebagai Tumpeng, mempunyai warna kuning segar dan biasa disajikan bersama lauk-pauk maupun sayuran. Rasa yang gurih dan sedap dari nasi ini memang pas disandingkan dengan lauk-pauk menyerupai ayam bakar, orek tempe, urap, tahu atau tempe bacem, sayur tumis dan lain sebagainya. Proses pembuatannya memerlukan dua tahap yaitu pengaronan atau perebusan serta pengukusan. Bumbu-bumbunya pun tidak sulit didapat dan jumlah yang diperlukan pun hanya sedikit.Pengaronan beras dilakukan dengan mencampurkan santan dan bumbu, barulah kemudian dikukus. Namun beras yang digunakan dalam pemnbuatan nasi ini yaitu adonan antara beras ketan dan beras biasa.

Mungkin sebagian dari para bunda dan pecinta masakan sering menyantap nasi kuning ini, tetapi tidak tahu bagaimana cara menciptakan nasi kuning Tumpeng sendiri di rumah. Padahal sangat-sangatlah gampang lho. Penasaran? yuk ikuti saya menyimak resep Nasi Kuning Tumpeng dibawah ini.

 Masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi sopan santun Resep Nasi Kuning Tumpeng Praktis dan Cepat

A) Bahan

  • Beras ketan yang direndam semalaman ( 100 gram )
  • Beras biasa ( 1 liter )
  • Santan kelapa ( 750 ml )
  • Air matang ( 100 ml )
B) Bumbu
  • Daun salam ( 2 lembar )
  • Daun jeruk ( 3 lembar )
  • Kunyit ( 1 ruas jari )
  • Serai ( 1 batang )
  • Air jeruk nipis ( 1 sendok makan )
  • Garam secukupnya
C) Cara Memasak
  • Cuci beras hingga bersih, tiriskan. Sisihkan.
  • Tiriskan beras ketan.
  • Memarkan batang serai, remas-remas daun jeruk hingga keluar aromanya.
  • Parut kunyit, kemudian campurkan dengan 100 ml air matang, aduk rata. Kemudian saring dengan saringan kain, biar terpisah dengan airnya. Ambil air perasan.
  • Ambil wajan, tuangkan santan, tambahkan daun salam, daun jeruk, serai, air perasan kunyit dan garam. Aduk rata.
  • Masukkan beras, kemudian rebus santan dan beras sambil terus-terus diaduk.
  • Rebus beras hingga santan hingga sedikit mengering. (HATI-HATI JANGAN SAMPAI BENAR-BENAR KERING)!!
  • Angkat beras dari wajan, matikan api.
  • Siapkan panci kukus. Masukkan beras, dan kukus selama 35 menit. Angkat.
  • Tuangkan nasi ke daerah nasi, dan aduk-aduk hingga uap ( asapnya ) mulai berkurang.
  • Siapkan kerucut nasi, basahi dalamnya terlebih dahulu dengan air hangat.
  • Tuangkan nasi ke dalam kerucut perlahan, hingga kerucut penuh terisi. Tekan-tekan perlahan.
  • Siapkan loyang, balikan kerucut di atas loyang. Angkat kerucut perlahan hingga nasi terlepas.
  • Hias nasi kuning dengan lauk-pauk dan sayuran. Sajikan.