Puisi Pahlawan

Diposting pada 48 views

Kali ini saya akan menyebarkan puisi yang saya buat, dan puisi ini Istimewa untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November. Semoga memperlihatkan faedah.

Puisi Pahlawan
   Karya: Rohmattullah


Walau kakek telah erat dengan waktu.
Nyanyian gemuruh tetap bersuara dalam jiwanya.
Seakan 81 berputar angka.
Namamu terukir anggun dalam sanubari tanah air.

Kini.. kami mencicipi keindahan tanpa belenggu penjajahan.
Tanpa darah bertumpah kemudian mengering.
Tanpa berbaris kemudian melawan kawanan hitam.
Jiwamu tetap sanjung.

Dari secarik merah putih yang terlepas birunya.
Kau menghantam, mengusir negeri khianat.
Yang mengakibatkan Surabaya terluntahkan jiwa-jiwa mahir yang melayang.
Hingga Bandung menjadi Lautan Api.
Hingga Ambarawa menjadi medan perang.

Engkau memperlihatkan titik terperinci dalam kegelapan.
Engkau berani di kala yang lain takut.
Perjuangan yang tak dapat dibayar oleh apapun.
Terima kasih pahlawan.
Insya Allah kami akan meneruskan perjuanganmu.