Programmer Dan Kopi

Diposting pada 32 views

Ada seseorang yang berkata (entah lupa siapa, yang terang pernah baca) kualitas coding seseorang itu tergantung dari berapa gelas kopi yang beliau habiskan. Sayangnya aku bukan tipikal orang yang ketagihan sama kopi. Bahkan jarang minum kopi, jadi tidak dapat digunakan untuk memilih kualitas coding-ku dong. Haha.

Saat kegiatan coding aku lebih suka nyemil. Kalaupun minum, biasanya cuma minum air putih. Ya mungkin ini terkesan asing bila dibandingkan para programmer lainnya yang sangat bersahabat dengan kopi. Saya lihat teman-teman lab aku dulu juga sering kali menghadirkan kopi ketika mereka fokus ngoding di depan laptop mereka. Bahkan ada yang berkali-kali menyeduh kopi dalam semalam. Ya memang begitulah pemandangan yang sering terlihat di lab daerah aku kuliah dahulu ketika di malam hari.

Walaupun aku tidak seberapa ketergantungan dengan kopi, namun ketika diajak ngopi bareng aku tidak menolak. Apalagi bila ditraktir juga, tentu saja tidak akan menolak. Hehe. Terakhir aku ditraktir kopi kalau tidak salah tahun 2014, ditraktir oleh klien website aku di sebuah mall di Surabaya. Kalau mungkin kau ingin mentraktir aku kopi, aku terima dengan bahagia hati loh.

Buat kau yang hidup di sekitar Kemang, katanya sih ada daerah ngopi yang enak. Tempat ngopi di Kemang ialah Chief Company Kemang. Tempat ini sangat asyik buat ngopi, nyemil, atau makan sedikit berat. Di sana sekali ngopi, kau juga dapat sekali cukur rambut loh. Atau nih ketika kau nganterin sahabat kau cukur rambut, daripada nunggu dan bosan, kau dapat ngopi-ngopi dulu di sana. Tentu saja menunggu sambil ditemani oleh kopi tidak akan terasa lama. Justru kau akan merasa cepat sekali temanmu cukur rambutnya. Apalagi ditambah dengan desain ruangan ngopi yang sangat artistik. Dijamin betah deh kau di sana.

Kembali ke programmer dan kopi tadi. Ternyata memang alasan mengapa kopi itu menjadi sahabat setia programmer ialah sebab kopi dapat memperlihatkan pengaruh tidak mengantuk ketika coding berlangsung. Apalagi nih biasanya programmer itu bekerja mulai malam sampai pagi. Makara tentu saja kopi semacam materi bakar untuk para programmer.

Namun, selain programmer, kopi juga menjadi sahabat untuk orang yang kerjanya di malam hari. Contohnya satpam shift malam, sys admin, penulis, guru, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Kebanyakan pekerjaan di atas butuh ide dan ketenangan.