Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effects

Diposting pada 32 views
Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effects Perbedaan Adobe Premiere Pro Dengan Adobe After Effects
Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effects

Mungkin diantara kalian semua masih banyak yang bertanya-tanya apa perbedaan dari kedua software besutan Adobe itu yakni After Effects dan Premiere Pro. Karena fiturnya yang kompleks maka tak heran software ini banyak dipakai oleh kalangan pemula, menengah, sampai professional editor sekalipun.

Ada hal yang harus kau ketahui dari kedua software ini yaitu keduanya mempunyai fungsi yang berbeda. Sebagai rujukan kendaraan beroda empat dengan pesawat, keduanya yaitu alat transportasi tetapi kita tahu fungsi atau keperluannya terang berbeda, satu di darat satunya lagi di udara. Maka, sama halnya dengan Premiere Pro dan After Effects, meski sama-sama software editing namun keduanya mempunyai fungsinya masing-masing. Premiere Pro sebagai video editing sedangkan After Effects sebagai compositing software. Oke ada baiknya, pribadi saja kita lanjut ke bab klarifikasi dari kedua software editing tersebut.

Perbedaan Premiere Pro Dengan After Effects

Premiere Pro

Adobe Premiere Pro merupakan video editing software yang umumnya dipakai untuk keperluan dasar editing menyerupai cut (memotong klip video atau suara), menambahkan musik, menambahkan transisi klip antar video atau suara. Jika kau ingin mengambil klip dari kamera dan ingin mengeditnya kau sanggup menggunakan Premiere Pro, disini kau sanggup mengedit video & musik dalam satu track timeline. Premiere Pro juga sering dipakai oleh kalangan youtuber alasannya yaitu editing yang dibutuhkan cukup fundamental kecuali kalau dihadapkan dengan post-production yang memang harus bagi editor untuk menggunakan compositing software menyerupai After Effects yang akan saya jelaskan dibawah ini.

After Effects

Layaknya Premiere Pro, After Effects memang sanggup dipakai sebagai video editing software, namun software ini lebih cocok disebut compositing software alasannya yaitu memang fungsinya untuk itu. After Effects banyak dipakai untuk keperluan CGI, Visual Effect, melaksanakan proses Chroma Keying, menciptakan motion graphics dan masih banyak lagi yang sanggup dilakukan oleh after effects. Software besutan Adobe yang satu ini sering dipakai untuk keperluan post-production sampai film-film yang menggunakan efek CGI didalamnya menyerupai film action dan lain-lain.

Contoh dari efek CGI (bisa kalian cari di youtube untuk contohnya) :

  • CGI Helikopter
  • CGI Pesawat
Untuk klarifikasi lebih lanjut dan gampang dimengerti, berikut video dari Agung Hapsah :

Kesimpulan

Dari klarifikasi diatas kita mengetahui bahwa fungsi dan keperluan dari masing-masing software berbeda, oleh alasannya yaitu itu keduanya tidak cocok untuk dibanding-bandingkan dan ini juga tergantung kau mau menggunakan yang mana sesuai dengan video yang kau ingin buat. Jika untuk keperluan youtube saja cukup gunakan Premiere Pro dan apabila ingin menciptakan film atau short film dan sejenisnya ya kau sanggup mengkombinasikan After Effects dan Premiere Pro.