Penyebab Blog Terkena Google Sandbox Dan Cara Mengatasinya Dengan Mudah

Diposting pada 11 views
Pernahkah blog anda terkena Google Sandbox?

Tidak diragukan lagi bahwa membangun blog membutuhkan kerja keras yang tinggi. Tidak hanya itu dalam mengembangkannya semoga berhasil terkadang harus mengeluarkan jumlah biaya yang besar diantaranya untuk membeli domain dan template blog premium (berbayar).

Namun bagaimana akhirnya kalau blog yang susah payah anda berdiri terkena Google Sandbox. Pasti rasa kecewa yang anda alami. Bagaimana tidak blog yang terkena penalty Google niscaya mengalami penurunan jumlah pengunjung secara drastis. Ini terjadi sebab blog dan semua konten yang ada di dalamnya dibekukan oleh Google dan dihentikan terbit di mesin pencari Google. Dibekukan ini bisa berlangsung beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan, bahkan bisa dihapus permanen dari mesin pencari.

Pengertian Google sandbox yakni sanksi penalty dari mesin pencari Google kepada blog atau website dengan cara menghilangkan semua link yang ada di blog tersebut pada mesin pencari. Pengertian lainnya yakni semua link di blog atau website akan dipenjara oleh mesin pencari Google sehingga tidak sanggup diindeks oleh mesin pencari.

Jika indeks link blog dihapus maka kata kunci apaun yang anda ketikkan pada mesin pencari tidak akan menunculkan usang blog anda. dilema ini bisa terkadang bisa diselesaikan meskipun memakan waktu cukup usang atau tidak bisa diselesaikan sebab dihapus permanent oleh Google. Makara bisa dikatakan dampak negatifnya sangat mencemaskan.

Karena begitu berbahayanya blog terkena Google Sandbox maka sudah semestinya anda mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi penyebab terjadinya Google Sandbox. Dengan alasan ini anda akan lebih berhati-hati dalam merawat dan menjaga kealngsungan blog dalam waktu lama.

 Pernahkah blog anda terkena Google Sandbox Penyebab Blog Terkena Google Sandbox dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

Penyebab terjadinya Google Sandbox

1. Optimasi kata kunci konten berlebihan

Walaupun konten yakni daya tarik utama pembaca berkunjung ke blog anda. Namun jangan menciptakan meningkatkan secara optimal konten secara berlebihan. Optimasi berlebihan ini bisa mencakup penggunaan kata kunci yang tidak masuk akal sebab pengulangannya terlalu banyak. Jadi, sebagian blogger sebab ingin mendapat posisi yang tinggi di mesin pencari Google melaksanakan pengulangan kata kunci 20-30 kali padahal jumlah katanya hanya 500 kata.

Cara ini tentu saja menciptakan pihak mesin pencari menjadi geram dan kesal terhadap bllog tersebut. Padahal kalau anda perhatikan sendiri konten tersebut maka konten anda tidak mempunyai contoh kalimat yang baik dan tidak yummy dibaca. Sehingga bisa dikategorikan Google sebagai spammer.

2. Berburu Backlink Secara Berlebihan

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung suatu blog memang banyaknya jumlah backlink sangant berpengaruh. Apalagi kalau blog tersebut mendapat backlink dari situs-situs yang mempunyai pagerank baik. Maka bisa dipastikan pengunjung dari search engine akan mengalir setiap hari meskipun anda jarang update artikel.

Masalahnya muncul kalau anda mencari backlink secara berlebihan sebab hal ini bisa mengakibatkan blog terkena Google Sandbox. Sebagian blogger pemula sebab terlalu semangat meningkatkan pengunjung dengan cara ini kemudian mencari backlink tanpa perhitungan. Mereka mencari backlink hingga 50 buah setiap harinya. Padahal cara menyerupai ini sangat tidak disukai oleh Google. Kalau Google hingga kesal dengan cara anda maka blog bisa pribadi terkena Google Sandbox.

3. Terdeteksi plagiat konten

Seberapa rendah kemampuan anda dalam menulis artikel cobalah untuk percaya diri. Jangan takut kalau goresan pena anda belum mendapat respon baik dari pembaca. Bagaimanapun juga seorang penulis harus melewati tahap demi tahap sehingga bisa menghasilkan goresan pena yang baik dan berkualitas.

Namun bila anda mengalah dan menentukan melaksanakan copy paste artikel orang lain maka bisa berbahaya bagi blog. Kenyataannya mesin pencari Google sudah sangat canggih sehingga bisa mendeteksi pelanggaran plagiat konten. Kalau konten dalam blog anda sering diisi dengan plagiat konten maka kemungkinan besar blog anda akan terkena Google Sandbox. Parahnya lagi kalau semua konten blog anda terindikasi plagiat maka blog anda akan dihapus permanen oleh Google dan tidak bisa dikembalikan.

4. Terdekteksi pengalihan tersembunyi

Mungkin anda masih resah dengan hal ini. Pengalihan tersembunyi maksudnya blog terdeteksi mempunyai laman yang berbeda dari yang seharusnya. Misalnya, anda menetapkan render blog untuk desktop. Namun ternyata laman tersebut terjadi pengalihan sehingga tampilannya pada versi mobile sangat bertolak belakang.

Saya masih resah dengan penyebab Google Sandbox sebab hal ini. Mengapa? Terus jelas saja saya dulu pernah mencoba merender laman postingan blog dengan versi mobile. Namun sebelum selesai perenderan saya pribadi cancel. Anda tahu keesokan harinya apa? Ternyata blog saya masuk Google Sandbox.

Selain itu ada juga dongeng saya yang lain yaitu ketika saya merasa tidak pernah melaksanakan pengalihan tersembunyi untuk blog saya. Namun tetap saja pihak Google merasa blog tersebut telah melaksanakan pelanggaran webmaster. Jadi, untuk penyebab yang satu ini saya masih kebingungan hingga dikala ini.

Cara mengatasi blog terkena Google Sandbox

1. Perbaiki artikel

Kalau anda merasa bahwa ada sebagian artikel yang terindikasi penyebab Google Sandbox maka segera lakukan perbaikan. Jika artikel tersebut memungkinkan bisa dirubah menjadi contoh kalimat yang lebih menarik maka cepat lakukan. Kurangi jumlah pengulangan kata kunci yang berlebihan. Jika perlu hitung jumlah pengulangan kata kunci tersebut sehingga selaras dengan jumlah kata dalam artikel.

Namun kalau anda sudah mengalah dengan artikel tersebut dan rela kehilangan sebagian artikel maka lebih baik anda hapus dari blog. Ini sebagai langkah terakhir apalagi kalau artikel tersebut terindikasi copy paste maka menghapusnya yakni jalan terbaik.

2. Lakukan meningkatkan secara optimal SEO offpage dengan wajar

Karena salah satu penyebab Google Sandbox yakni menanam backlink tanpa perhitungan maka batasi jumlahnya. Anda cukup mencari backlink 5 buah sehari untuk blog tersebut. Untuk menanam backlink sendiri sebaiknya diarahkan ke halaman utama dan ke laman-laman postingan. Ini semoga backlink anda lebih bervariasi dan menambah kualitas artikel di mesin pencari.

3. Publikasikan artikel baru

Karena blog anda sedang dalam masa tahanan Google maka blog bisa keluar kalau terjadi indeks artikel yang baru. Oleh sebab itu mulailah menulis artikel gres dan publikasikan diblog anda. Meskipun demikian jangan publikasikan banyak artikel (misalnya 5 artikel) dalam waktu bersamaan sebab hal ini tidak akan ampuh mengeluarkan blog anda dari penalty Google.

Cara terbaiknya anda publikasikan setiap hari 1 atau 2 artikel saja. Itupun lebih baik dilakukan dengan jangka waktu minimal 3-6 jam. Kalau anda rutin melakukannya saya rasa dalam beberapa hari atau beberapa ahad ke depan blog anda telah keluar dari Google Sandbox.

4. Lakukan submit ulang sitemap

Seperti yang telah saya sebutkan di atas bahwa salah satu penyebab blog terkena Google sandbox yakni terdekteksi pengalihan tersembunyi yang mungkin tidak anda sadari. Oleh sebab itu lakukan submit ulang sitemap blog anda. Hal ini bisa menjadi pemberitahuan kepada pihak Google bahwa blog anda telah dilakukan perbaikan sehingga layak muncul kembali di mesin pencari Google.

Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa blog anda telah terbebas dari Google Sandbox?
Untuk hal ini anda bisa mengetikkan “SITE: NAMA BLOG ANDA” bila muncul link blog anda maka tandanya blog anda telah terbebas dari penalty Google. Namun bila tidak muncul link blog anda maka tandanya blog masih ditahan mesin pencari.

Cara lainnya yakni kunjugi situs www.searchenginegenie.com/sandbox-checker.htm kemudian ketika nama blog anda pada kolom yang disediakan. Kalau muncul goresan pena “Your site not in google sandbox” maka blog anda sudah lepas dari Google Sandbox. Namun kalau muncul goresan pena “Your site it still in google sandbox, contact [email protected] searchenginegenie.com to get you out of google sandbox” maka blog anda masih dieksekusi oleh mesin pencari Google. Mudahkan?

Kesimpulannya, terkena penalty Google bukanlah final dari anda membangun dan menyebarkan blog. Meskipun bahayanya sangat menyusahkan bagi para blogger, tetapi kalau anda tidak melaksanakan pelanggaran maka anda tidak perlu cemas dengan kelangsungan blog tersebut. Dan meskipun blog anda terkena Google sandbox anda sudah tahu cara mengatasinya asalkan tidak melaksanakan pelanggaran berat.