Pentingnya Komunikasi Keluarga Untuk Keharmonisan

Diposting pada 13 views

Keluarga yakni orang-orang yang ditakdirkan untuk menyambut kita semenjak lahir. Ya, kita dilahirkan tanpa sanggup menentukan dari keluarga mana dilahirkan. Bisa saja dilahirkan dari keluarga yang miskin, sanggup juga dilahirkan dari keluarga yang kaya, hal itu sudah ditentukan semenjak jauh sebelum bumi ini ada. Untuk sanggup mendapatkan takdir yang bermacam-macam ini, tentu saja diperlukan komunikasi keluarga yang baik.

orang yang ditakdirkan untuk menyambut kita semenjak lahir Pentingnya Komunikasi Keluarga untuk Keharmonisan

Komunikasi keluarga sering menjadi penyebab dari keharmonisan rumah tangga atau sebaliknya. Jika komunikasinya bagus, maka dipastikan keluarganya sanggup harmonis. Namun, jikalau sebaliknya, maka kau pun merasa tidak nyaman dalam keluarga. Bagaimana tidak, di dalam keluarga ini niscaya aneka macam terdapat pribadi-pribadi unik yang berpikir dengan pikirannya sendiri-sendiri. Semua ini harus dikomunikasikan biar tidak terjadi salah paham.

Berikut ini setidaknya beberapa poin yang harus ada dalam keluarga dan dikomunikasikan dengan belahan keluarga yang lain.

Keterbukaan

Banyak sekali orang bau tanah yang tidak terbuka pada anak-anaknya. Biasanya yang sering ditutup-tutupi orang bau tanah terhadap anaknya yakni problem kondisi ekonomi keluarga. Beberapa orang bau tanah berpikir, anak tidak perlu tahu mengenai kondisi ekonomi. Ini yakni hal yang berbahaya.

Anak yang tidak paham kondisi ekonomi orang tuanya akan berpikir bahwa orang tuanya yakni orang bau tanah yang pelit. Betapa tidak, ketika ia melihat temannya sanggup beli ini itu, sedangkan orang tuanya tak kunjung membelikan apa yang ia minta.

Sangat perlu untuk memberi tahu kepada anak mengenai kondisi ekonomi keluarga. Ada saatnya kondisi membaik, ada saatnya pula kondisi memburuk. Anak juga akan memahami dan sanggup membedakan ia berada pada kondisi yang mana ketika orang bau tanah terbuka. Anak kecil juga akan prihatin kok ketika kondisi keluarga lagi terpuruk.

Kejujuran

Jangan pernah menganggap boleh berbohong pada anak kecil. Ini yakni anggapan yang berbahaya. Menanamkan kepercayaan pada anak kecil ini sangat mudah. Namun, ketika kau berbohong berkali-kali pada anakmu, maka sangat sulit sekali ia akan percaya pada omonganmu. Dia akan menganggapnya kau sedang berbohong dan selalu ragu dengan perkataanmu.

Ini akan berbahaya untuk jangka panjang. Yang pertama ia akan susah menemukan panutan yang baik dalam keluarga ketika orang tuanya sendiri mengajarinya berbohong. Dan yang kedua, ia sanggup saja menirumu berbohong dan menganggap kebohongan itu yakni hal yang wajar. Padahal ini sangat fatal.

Apresiasi

Waktu masih kanak-kanak, saya melihat aneka macam orang cukup umur yang kurang sanggup mengapresiasi bawah umur ketika melaksanakan sesuatu atau berhasil dalam sebuah pencapaian. Ini memang terlihat remeh, namun besar di mata anak kecil. Bahkan ada beberapa orang menyebalkan yang selalu mengejek ketika kita berhasil maupun gagal. Kamu pernah mencicipi juga ‘kan bertemu orang semacam ini?

Memberikan apresiasi pada hal baik yang dilakukan anak sangat penting. Hal ini sanggup menunjukkan semangat pada anak kita untuk melaksanakan hal-hal baik lainnya. Sangat berbeda langsung anak yang sering mendapatkan apresiasai baik dengan langsung anak yang sering mendapat celaan. Anak yang sering dicela, ia akan rendah diri, murung, dan takut bicara.

Itulah ketiga poin komunikasi keluarga yang harus diperhatikan. Masih banyak lagi poin-poin lainnya yang sanggup kau gali sendiri dalam berkomunikasi dengan keluarga.