Pengertian Root Android, Kelebihan Dan Kekurangannya

Diposting pada 12 views

Apa Itu Root Android? Apa Kelebihan dan Kekurangannya? – Berbicara mengenai Android, tidak akan pernah ada habisnya dan untuk OS yang satu ini niscaya sudah banyak yang mengenalnya. Mulai dari kalangan bawah, menengah hingga atas, kalangan anak-anak, remaja dan kalangan dewasa. Baik itu di Indonesia, maupun di seluruh penjuru dunia.

Sejak diluncurkan untuk pertama kalinya pada tahun 2008, OS Android menjadi viral pembicaraan hingga ketika ini. Selain itu, ada terdapat aneka macam istilah-istilah gres terdengar, salah satunya istilah ROOT. Istilah ini mungkin sudah tidak absurd lagi bagi sebagian besar pengguna ponsel berbasis android, namun ada yang belum tahu menahu sama sekali.

Uniknya, dari sekian banyak penggunanya, paling tidak ada tiga golongan yang bisa saya golongkan mengenai pemahaman mereka perihal istilah tersebut. Pertama, orang-orang yang sama sekali belum mengenal/awam. Kedua, orang-orang yang sudah mengenal, namun tidak tahu apa itu Root dan yang Ketiga ialah orang-orang yang benar-benar sudah paham bahkan andal dalam root sistem operasi Android. Dari tiga golongan di atas, anda termasuk yang mana? Yang pertama, kedua atau ketiga? Silahkan jawab dalam hati saja ya. Hehehe!

Pengetahuan perihal Root Android terang sangat perlu anda ketahui dan pahami, lantaran selain mempunyai keuntungan, juga mempunyai kerugian yang mungkin akan berakibat fatal untuk perangkat yang sedang anda gunakan. Lalu apa itu Root Android? Apa kelebihan dan Kekurangannya? Berikut klarifikasi lengkapnya.

1. Pengertian Root Android

Root” apabila diartikan kedalam Bahasa Indonesia berarti “Akar” atau “Dasar”. Makara Root Android ialah tindakan yang sanggup mengatakan sebuah kontrol istimewa, multak, diktatorial kepada pengguna untuk mengakses system / sub system Android. Dengan kata lain pengguna mempunyai kekuasaan untuk mengakses dan mengeksekusi semua file dan perintah atas semua yang ada didalam sistem android. Singkatnya, root mengatakan kontrol tanpa batas kepada penggunanya untuk melaksanakan hal-hal apa yang ia inginkan.

Root Android hampir mirip JailBreak terhadap sistem operasi iOS milik apple, dimana keduanya sama-sama mengatakan kontrol istimewa dan mengatakan susukan penuh kepada penggunanya untuk bisa melaksanakan hal-hal sesuai apa yang pemiliknya ingin lakukan.

2. Kelebihan Root Android

Kelebihannya ialah memudahkan pengguna semoga bisa masuk kedalam dasar sistem. Baik itu untuk melaksanakan modfikasi system, mengubah tampilan interface, tweaking, menghapus aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus melalui pengaturan aplikasi, memasang aplikasi tertentu yang membutuhkan susukan root, meningkatkan performa dan masih banyak lagi kelebihan lainnya tanpa batas. Jika diibaratkan, root sama mirip eksekutif pada windows dimana user bisa melaksanakan apa saja dalam OS Windows.

2.1. Meningkatkan Kinerja Android

Rooting mengatakan kebebasan kepada penggunanya untuk melaksanakan Tweak atau Overclock terhadap hardware yang tertanam didalam perangkat. Misalnya melaksanakan meningkatkan secara optimal terhadap pemakaian RAM dengan menonaktifkan / membekukan aplikasi yang berjalan tanpa sepengetahuan penggunanya menggunakan derma aplikasi Greenify.

2.2. Menghapus Aplikasi Bawaan (Bloatware) Android

Ketika anda membeli sebuah smartphone android, niscaya didalamnya sudah banyak aplikasi yang sudah siap digunakan, bahasa gaulnya aplikasi standar (bloatware). Tetapi, tidak semua aplikasi tersebut akan digunakan, dan ketika anda ingin meng-unistall atau menghapusnya, maka anda tidak akan sanggup melakukannya. Namun ketika anda melaksanakan root, aplikasi bloatware tersebut bisa anda hapus, baik itu dihapus satu per satu menggunakan RootExplorer atau menghapus semuanya sekaligus menggunakan app Clean Master.

2.3. Menghemat Daya Baterai Android

Walaupun di dalam sebuah ponsel android sudah ada fitur penghemat baterainya, tetapi terkadang fitur tersebut tidaklah terlalu mambantu dalam hal mengehmat pemakaian daya baterai. Tetapi ketika ponsel anda sudah dalam keadaan root, maka anda bisa melaksanakan kalibrasi baterai menggunakan Battery Calibration yang mempunyai cara kerja menghapus file “batterystats.bin” yang terdapat dalam sistem.

2.4. Penyimpanan Internal Android Lebih Lega

Pernahkan mendapati situasi dimana anda tidak bisa memasang aplikasi apapun padahal memori internal/eksternal anda masih mempunyai banyak ruang kosong? Nah, bekerjsama imbas utama mengapa anda tidak bisa lagi memasang aplikasi lantaran disebabkan oleh daerah penyimpanan aplikasi di sistem ini sudah penuh. Untuk mengatasinya, diharapkan tindakan menghapus aplikasi-aplikasi sistem tidak berkhasiat yang terdapat di dalam sistem tersebut. Tetapi dengan catatan, ponsel harus sudah dalam keadaan root.

2.5. Mengubah Tampilan Android Lebih Keren dan Menarik

Root sanggup mengatakan keleluasaan terhadap penggunanya untuk melaksanakan modifikasi tampilan (User Interface) android. Misalnya menambahkan hidangan gres yang tidak disediakan oleh vendor, mengubah tampilannya menjadi lebih keren dan menarik, mengganti versi / nomor model perangkat (hanya gaya saja) dan sebagainya.

Untuk melaksanakan semua hal tersebut, anda hanya perlu menggunakan aplikasi mirip Xposed Framework Installer atau menginstall Custom ROM yang mempunyai gaya tampilan unik dan menarik dan lain sebagainya.

2.6. Backup dan Restore Data Android Lebih Mudah

Titanium Backup ialah salah satu aplikasi yang memperlihatkan kepada pengguna untuk membackup ataupun merestore data dengan sangat mudah. Baik itu membackup / merestore data mirip kontak, aplikasi, file, foto, video dan lainnya. Tetapi untuk menginstall aplikasi ini diharapkan susukan root.

2.7. Memblokir Iklan di Android

Salah satu yang paling mengganggu ketika membuka sebuah aplikasi ialah pada ketika munculnya banyak iklan. Meski tidak semua iklan mengganggu, tetapi ada beberapa aplikasi yang sangat kita butuhkan memunculkan banyak iklan yang sangat mengganggu. Nah, untuk megatasi hal tersebut, anda bisa menggunakan app Lucky Patcher untuk memblok iklan-iklan tersebut. Untuk memblok iklan pada website anda bisa menggunakan AdFree, AdBlock Plus dan AdAway.

3. Kekurangan Root Android

Google sebagai pemilik Sistem Operasi Android melarang keras kepada siapa saja untuk melaksanakan root terhadap sistem operasi mereka. Alasannya cukup sederhana, yaitu duduk masalah keamanan smartphone. Keamanan mirip apa yang ia maksud? Keamanan yang dimakud disini ialah keamanan semoga sistem operasi Android tidak dirusak, diotak atik atau bahkan hingga yang lebih parah sekalipun. Rooting akan membuka semua sistem keamanan OS. Tentu ini akan sangat berbahaya, terlebih bila dilakukan oleh orang awam. Berikut ini Kekurangan Root Android yang perlu anda ketahui.

3.1. Garansi Perangkat Hilang

Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa setiap distributor ponsel berbasis android, melarang setiap penggunanya untuk melaksanakan root. Jika hal itu terjadi, maka kita tidak diperkenankan untuk melaksanakan klaim garansi.

Alasannya apa? Kenapa hal itu bisa terjadi? Ibaratnya mirip ketika membeli sebuah barang elektronik, dimana pada barang tersebut niscaya dipasangi beberapa segel. Segel ini bertujuan untuk melindungi barang semoga tetap dalam kondisi utuh dan aman, hingga pada ketika garansi barang tersebut ingin diklaim.

Nah hal ini juga berlaku kepada ponsel yang kita beli. Apabila melaksanakan root sistem operasi ponsel tersebut, secara tidak pribadi kita telah merusak segel tersebut. Jika segel rusak, maka untuk melaksanakan klaim garansi ponsel sudah tidak bisa dilakukan lagi.

3.2. Rentan Terserang Virus

Root Android akan membuka susukan kepada virus yang kapan saja bisa masuk kedalam sistem operasi Android. Virus merupakan sebuah jadwal yang dirancang untuk melaksanakan hal-hal tertentu, contohnya kemampuan untuk mengambil data-data yang bersifat pribadi dan diam-diam mirip nomor kartu kredit, video, foto, dokumen diam-diam serta data-data penting lainnya kemudian dikirim kepada pembuatnya.

Selain hal tersebut di atas, ada banyak jenis virus yang pekerjaannya hanya merusak, menghapus dan menyembunyikan data-data yang ada didalam ponsel android anda. Baik itu data yang tersimpan di dalam memori internal maupun kartu memori.

3.3. Bootlop

Apa itu Bootlop? Bootlop ialah bencana dimana ponsel hanya stack (berhenti) pada serpihan logo ketika smartphone dinyalakan. Penyebab utama terjadinya hal ini ialah pada ketika proses rooting yang tidak berjalan dengan tepat atau salah dalam menentukan aplikasi root. Solusi untuk mengatasi hal ini yakni Melakukan Flashing / Install Ulang ROM Android.

3.4. Kerusakan Permanen

Salah satu resiko paling besar yang dihadapi ketika proses atau sehabis root ialah kerusakan permanen terhadap smartphone. Hal ini biasanya terjadi ketika proses rooting yang dipaksahkan, pemilihan file root yang keliru dan dilakukan secara berulang-ulang. Sehingga hardware yang ada di dalam smartphone akan kewalahan / panas dan menjadikan hardware tersebut jebol atau rusak parah.

Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan bahwa file root yang anda pilih sudah tepat. Usahakan file tersebut anda ambil dari sumber terpercaya dan pastikan bahwa file yang dipilih sudah sesuai dengan model ponsel anda. Selain itu, sebelum melaksanakan root, pastikan daya baterai ponsel tidak kurang dari 50%.

4. Jenis-Jenis Root

Sekarang ini ada aneka macam aplikasi yang bisa digunakan. Cara penggunaanya juga bermacam-macam, contohnya ada yang bisa dipakai pribadi atau dengan kata lain tanpa menggunakan Komputer dan ada juga yang harus dipasang melalui hidangan recovery mirip CWM atau Custom Recovery TWRP (memerlukan derma komputer).

Untuk aplikasi yang bisa dipakai secara pribadi tanpa menggunakan PC, memang penggunaannya sangatlah mudah. Tetapi tingkat keberhasilan untuk melaksanakan rooting sangatlah rendah. Tetapi apabila menggunakan derma komputer, mempunyai tingkat keberhasilan hingga 70-90%.

4.1. Root Tanpa Komputer

Walaupun tingkat keberhasilan dalam melaksanakan root sangat rendah, akan tetapi ada juga beberapa aplikasi root tanpa PC yang sudah berhasil melaksanakan root. Bagi anda yang ingin mencobanya, berikut ini ada dua jenis aplikasi yang admin rekomendasikan.

  1. KingRoot
  2. FramaRoot

Pemakaian kedua aplikasi root tersebut di atas, sangatlah mudah. Anda hanya perlu menginstallnya kedalam perangkat smartphone, kemudian kemudian jalankan.

4.2. Root Menggunakan Komputer (Via TWRP)

Cara yang kedua ini tentu saja memerlukan peralatan utama yakni komputer serta membutuhkan software tambahan. Namun pada artikel ini, admin hanya bisa menyarankan dua tools saja itupun khusus smartphone Samsung. Karena sejauh ini, admin belum mempunyai keahlian untuk melaksanakan rooting terhadap perangkat lainnya.

  1. Cara Root dengan CF-Auto Root
  2. Root dengan MagiskRoot

Kedua cara tersebut di atas, sudah admin buat tutorial lengkapnya.

5. Kesimpulan dan Saran

Rooting memang kadang diharapkan terhadap ponsel, tetapi bagi anda yang masih baru/awam, sebaiknya tidak perlu melaksanakan root, lantaran resikonya mungkin tidak sebanding dengan manfaatnya. Namun bila dalam keadaan terpaksa, saya sarankan lebih baik anda meminta derma kepada orang-orang yang benar-benar sudah paham akan hal ini lantaran kesalahan sedikitpun bisa berakibat fatal.

Demikian klarifikasi singkat mengenai Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan Root Android di atas, semoga ada manfaatnya. Terima kasih dan Salam!