Pengaruh Dan Manfaat Musik Dalam Kehidupan Kita

Diposting pada 38 views

You’ll Never Walk Alone – Sejak kita dilahirkan ke dunia ini kita telah di bekali pengindraan. Setiap alat indra  menerima rangsang stimulasi dari lingkungan sekitar. Rangsang stimulasi  tertentu yang ditangkap oleh indra tertentu yang menghasilkan kesan  tertentu di dalam diri kita.
Musik merupakan salah satu  bentuk rangsang bunyi yang merupakan stimulasi khas untuk indra  pendengaran. Musik lebih dari sekedar bunyi. Bunyi dihasilkan oleh  adanya benda yang bergetar atau adanya benturan benda yang menggetarkan  udara di sekelilingnya.
Musik merupakan getaran  udara serasi yang ditangkap oleh organ telinga melaluisaraf di  dalam badan kita dan disampaikan ke dalam susunan saraf sentra sehingga  menimbulkan kesan tertentu di dalam diri kita. Akibatnya bila kita  mendengarkan musik kita cenderung menghentakan kaki pada lantai atau  mengetukan tangan pada meja, atau membayangkan iramanya di dalam diri  kita sendiri.
Getaran udara (Vibrasi) yang dihasilkan oleh  alat musik mempengaruhi getaran udara yang ada di sekeliling kita.  Harmonisasi nada dan irama musik mempengaruhi kesan harmoni di dalam  diri kita. Jika harmoni musik setara dengan irama internal badan kita,  maka musik akan memberi kesan yang menyenangkan, sebaliknya bila harmoni  musik tidak setara dengan irama internal badan kita, maka musik akan  memberikan kesan yang kurang menyenangkan.
Mengapa Musik sanggup Menjadi Alat Terapi ?
getaran bunyi yaitu alami sifatnya, namun alat yang menghasilkan secara garis besar ada dua 2 :
1. Alat musik alami karya Ilahi menyerupai bunyi manusia.
2. Alat musik buatan insan menyerupai yang banyak kita kenal.
Kedua  alat ini mempunyai warna pada masing-masingnya yang di pengaruhi oleh  unsur unsur benda yang menghasilkan bunyinya. Warna masing masing alat  musik dan jenis bunyi yang di hasilkan mempengaruhi organ dan proses  kebutuhan seseorang.
Suara dan alat musik tiup di hasilkan oleh gerakan udara dan mempengaruhi pernapasan.
Perkusi (musik pukul) di hasilkan oleh adanya benturan benda padat dan menghasilkan hentakan yang mempengaruhi detak nadi.
Alat musik dawai menghasilkan bunyi yang mempengaruhi arus fatwa darah di dalam badan kita.
Musik  memiliki irama (ritme) yang mempengaruhi irama yang ada di dalam diri  kita. Jika irama musik cepat kesan irama yang kita rasakan juga cepat,  sebaliknya bila irama lambat kesan irama yang kita peroleh juga lambat.
Jadi  jika ritme kehidupan seseorang terlalu cepat, beliau sanggup  menetralisasinya dengan sering mendengarkan musik dengan tempo yang  relatif lambat. Sebaliknya bila ritme kehidupan seseorang terlalu  lambat, ia sanggup menetralisasinya dengan mendengarkan musik dengan tempo  yang agak cepat.
Suara yang dihasilkan sanggup berpengaruh sanggup  juga lemah. berpengaruh lemahnya bunyi di tangkap oleh pengindraan seseorang  yang di pengaruhi oleh ambang kepekaan seseorang. Jika seseorang  mempunyai kepekaan tinggi dan mendengar bunyi yang terlalu kuat, ia  dapat merasa terganggu. Jika seseorang mempunyai ambang kepekaan rendah  dan mendengar bunyi terlalu lemah ia tidak akan mencicipi dampak yang  berarti.