Negara Maju Dan Negara Berkembang

Diposting pada 64 views

Negara Maju dan Negara Berkembang – Pengertian Negara maju adalah sebutan untuk negara yang memiliki standar hidup yang sangat atau relatif tinggi melalui teknologi yang tinggi dan tingkat ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang. Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap mempunyai status ‘negara maju’.

per kapita tinggi dianggap negara berkembang Negara Maju dan Negara Berkembang


Nah, kali ini yakni pengertian negara berkembang, yaitu adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan insan yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan Dunia Ketiga, sebuah istilah yang dipakai pada masa perang dingin.

Keberhasilan pembangunan di suatu negara sanggup dijadikan teladan untuk memilih suatu negara dikatakanmaju atau berkembang. Negara yang sudah berhasil dalam pembangunan sering disebut dengan negara maju, sedangkan negara yang masih sedang giat-giatnya melakukan pembangunan disebut dengan negara berkembang.

Ciri-ciri Negara Berkembang

  1. Tingkat pendidikan masih rendah
  2. Tingkat penghasilan masih rendah/pendapatan per kapita rendah
  3. Tingkat kesehatan masih rendah
  4. Sistem perekonomiannya masih bergantung dari luar atau perekonomian yang tradisional
  5. Angka pengangguran yang tinggi
  6. Kesempatan kerja yang minim
  7. Angka pertumbuhan penduduk tinggi

Contoh negara berkembang antara lain India, Mesir, Meksiko, Arab Saudi, Afrika Selatan, China, Indonesia

Adapun ciri-ciri negara berkembang berdasarkan pendapat Daedjoeni dan M. Todaro, yaitu:

  • Mayoritas penduduknya bermata pencarian di sektor pertanian. Industri yang ada yakni industri yang berlatar belakang agraris dengan memanfaatkan hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan.
  • Pengolahan pertanian masih memakai alat-alat tradisional, contohnya cangkul dan bajak sawah dengan tenaga hewan, dan sebagainya.
  • Tingkat kehidupan yang rendah. Hal ini disebabkan lantaran tingkat kesehatan yang rendah, tingkat maut yang tinggi, usia harapan hidup yang rendah, dan kondisi rumah yang kurang layak.
  • Pendidikan formal dan nonformal kurang memadai, lantaran kemudahan pendidikan yang tidak mencukupi dan belum sanggup menjangkau semua penduduk sehingga masih banyak ditemui penduduk yang buta huruf.
  • Laju pertumbuhan penduduk tinggi sanggup menimbulkan terjadinya ketimpangan dalam hal pelayaran sosial, yang pada balasannya menghasilkan sumber daya insan berkualitas rendah
  • Belum ada kesetaraan gender. Status laki-laki lebih tinggi daripada wanita, yang hanya dianggap penduduk kelas dua atau “konco wingking”
  • Angka ketergantungan tinggi, lantaran penduduk usia tidak produktif lebih separuh jumlah penduduk
  • Tingginya tingkat pengangguran, baik pengangguran terbuka maupun pengangguran terselubung.
  • Ketergantungan terhadap negara maju sangat tinggi, sehingga negara maju dengan leluasa mendikte negara berkembang dalam mentransfer teknologi, pemberian tunjangan luar negeri, maupun penyaluran modal. Pada balasannya negara maju sanggup menguasai dan mendominasi kehidupan sosial ekonomi negara berkambang yang dibantu.

Sedangkan menurut JW. Svhoorl dalam bukunya yang berjudul Modernisasi, mengemukakan 15 ciri negara berkembang, antara lain:

  • Tidak cukup makan, dengan batasa kurang dari 2.500 kalori
  • Struktur agrari lemah lantaran pembagian tanah milik yang tidak baik, sehingga seorang petani hanya mempunyai tanah yang tidak begitu luas.
  • Industri kurang berkembang, lantaran kecilnya persentase penduduk yang bekerja di sektor industri.
  • Tidak banyak memakai tenaga mesin dan masih memakai tenaga insan atau hewan.
  • ketergantungan ekonomi tinggi, khususnya pada tunjangan luar negeri
  • Perkambangan sektor perdagangan dan pelayanan terlalu maju, tidak seimbang dengan sektor pertanian dan industri.
  • Struktur sosial kurang arif dan belum sesuai dengan masyarakat modern
  • Kelas menengah tidak begitu maju sehingga tidak ada yang memanikan peranan penting dalam perkambangan perekonomian.
  • Pengangguran terbuka dan pengangguran terselubung jumlahnya besar.
  • Tingkat pengajaran rendah sehingga angka buta abjad masih tinggi. Selain itu, mutu pengajaran juga rendah lantaran tidak ada perencanaan yang baik.
  • Angka kelahiran tinggi.
  • Keadaan kesehatan jelak, ditandai dengan angka maut yang cukup tinggi sehingga kuat juga terhadap produksi.
  • Orientasi kepada tradisi dan kepada kelompok.
  • Sikap kerja tidak mengandung impian untuk bekerja secara mantap dan terus menerus.
Ciri-ciri negara maju
Negara maju yakni negara yang kualitas penduduknya tinggi. Secara umum ciri-ciri negara maju antara lain:
  1. Sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor industri dan jasa. Hasil industrinya tidak saja untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, akan tetapi juga untuk pemenuhan komoditas ekspor.
  2. Sektor pertanian tetap diusahakan walaupun sedikit namun pengolahannya telah memakai alat-alat modern.
  3. Sumber daya manusianya berkualitas tinggi, sehingga sanggup menguasai iptek, lantaran didukung oleh faktor kesehatan dan pendidikan.
  4. pertumbuhan penduduknya rendah, antara 0,1% – 1% pertahun
  5. Konsentrasi penduduknya banyak di tempat perkotaan.
  6. Angka kelahiran dan angka maut relatif rendah sedangkan angka harapan hidup mencapai rata-rata diatas 67,5% pertahun.
  7. Tingkat pendidikan penduduknya tinggi sehingga tidak ada penduduk yang buta huruf.
  8. Rata-rata penduduknya telah memperoleh penghasilan yang layak setiap bulannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik pangan, sandang, dan papan. Sedikit dijumpai penduduk yang miskin.

Contoh negara maju diantaranya Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Kanada.

Demikian isu yang sanggup sampaikan mengenai Negara Maju dan Negara Berkembang lengkap dengan pengertian, contoh, dan ciri-ciri. Bagi Anda yang sedang mencari isu ini, khususnya siswa sekolah yang sedang mengerjakan kiprah pelajaran IPS agar info kali ini sanggup membantu menambah rujukan mengenai negara maju maupun berkembang.