Letak Astronomis Indonesia Lengkap

Diposting pada 24 views

Letak astronomis Indonesia adalah posisi letak negara Indonesia berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Biasanya pembelajaran mengenai ini biasa ditemukan oleh para siswa termasuk saya, baik itu SD, SMP, maupun SMA. Maka dari itu, pada kesempatan lali ini akan membagikan info mengenai letak astronomis negara Indonesia secara lengkap. Mari kita mulai pembahasan, menurut posisi astronomisnya, Indonesia terletak pada  6° LU (Lintang Utara) – 11° LS (Lintang Selatan) dan antara 95° BT (Bujur Timur) – 141° BT (Bujur Timur).

Lalu, apa yang dimaksud dengan garis lintang dan juga garis bujur? Berikut ini yaitu jawabannya :

adalah posisi letak negara Indonesia berdasarkan garis lintang dan garis bujur Letak Astronomis Indonesia Lengkap


#Garis Lintang

Garis lintang yaitu garis khayal horizontal yang melingkari bumi, sedangkan garis bujur yaitu garis khayal vertikal yang menghubungkan belahan bumi paling utara dan selatan.. Garis lintang ini sejajar dengan garis equator atau yang dikenal dengan nama garis khatulistiwa. Garis Lintang membentang mulai dari equator hingga ke wilayah kutub utara juga selatan. Garis lintang ini memberi imbas terhadap zona iklim suatu wilayah. Mereka yang letaknya berada di antara titik 23,27 o LU – 23,27 o LS dikenal dengan iklim tropis lantaran pada titik tersebutlah matahari bersinar hampir sepanjang waktu. Wilayah tropis ini hanya mempunyai dua demam isu yakni panas dan penghujan. Dilihat dari garis lintangnya, Indonesia masuk ke dalam kategori ini. Iklim lainnya yaitu sub-tropis dengan 4 demam isu dan iklim kutub.

#Garis Bujur

Adalah garis imajiner yang membelah bumi secara horizontal, dari barat ke timur. Garis ini disebut juga garis meredien. Pada garis lintang, titik 0 o tepat pada garis khatulistiwa, maka pada garis bujur titik 0 o –nya ada pada garis kutub utara menuju kutub seatan yang secara sempurna mengenai sebuah kota di Greenwich Inggris. Garis bujur ini membagi beberapa tempa ke dalam wilayah waktu yang berbeda. Untuk Indonesia, berdasarkan Keputusan Presiden No.41 Tahun 1987 terdapat 3 zona waktu yakni WIB WITA dan WIT. 



Dampak atau imbas letak astronomis Indonesia :

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa letak astronomis Indonesia mempengaruhi Negara ini tergolong sebagai Negara tropis. Sebagai akibatnya, Indonesia mempunyai beberapa iklim-iklim yang khas antara lain sebagai berikut: 
  1. Temperatur yang cederung tinggi berkisar diantara 26o C – 28o C.
  2. Curah hujan cukup tinggi, yakni 200 mm per tahunnya.
  3. Temperatur yang tidak mengecewakan tinggi, menjadikan terjadinya hujan zenithal atau yang biasa dikenal juga sebagai hujan naik ekuator.
  4. Terjadinya sebuah pelapukan bebatuan secara lebih cepat.
  5. Memiliki keanekaragaman hayati (fauna dan flora) yang jauh lebih tinggi ketimbang daerah lainnya di belahan bumi.
  6. Munculnya tanda-tanda sosial yang khas dan dipengaruhi oleh model penyesuaian penduduk terhadap iklim yang berlaku di daerah tersebut.
Pengaruh lainnya yang diakibatkan oleh letak astronomis berdasarkan garis bujur yaitu perbedaan waktu yang antara lain sebagai berikut: 
  1. WIB atau Waktu Indonesia bab Barat: zona waktu ini meliputi Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat juga Tengah. Adapun selisih waktunya dengan titik Greenwich Mean Time atau GMT yaitu tujuh jam lebih dini.
  2. WITA atau Waktu Indonesia bab Tengah: Zona waktu ini meliputi wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, NTB, Bali, NTT, juga Sulawesi. Adapun selisih waktunya dengan Greenwich Mean Rime atau GMT yaitu delapan jam lebih dini.
  3. WIT atau Waktu Indonesia bab Timur: Zona waktu yang satu ini melingkupi wilayah Maluku juga Irian Jaya. Adapun selisih waktunya dengan GMT atau Greenwich Mean Time yaitu Sembilan jam lebih dini.

Dengan demikian, Letak Astronomis Indonesia Berdasarkan pembagian waktu diatas, sanggup kita tarik kesimpulan bahwa perbedaaan waktu antara WIB dan WITA yaitu 1 jam, WITA dan WIT yaitu 1 jam, dan WIB dan WIT yaitu 2 jam. Sebagai pola kalau di Bandung pertanda pukul 07.00 WIB, berarti di Manado pukul 08.00 WIB dan di Merauke pukul 09.00 WIT.