Irfan Bachdim Resmi Bergabung Dengan Chonburi

Diposting pada 34 views
 bola.inilah.com
Timnas Indonesia, Irfan Bachdim resmi bergabung dengan klub asal Thailand, Chonburi FC. Seperti yang diketahui, transfer Irfan ke Chonburi terpaksa tertunda selama beberapa pekan ini, sesudah Persema Malang menolak mengeluarkan ITC alasannya menganggap sang pemain masih terikat kontrak. Dengan keluarnya ITC tersebut, maka Irfan sudah sanggup merampungkan transfernya ke Chonburi.
Selain itu, Bachdim juga masih mempunyai hak untuk meminta honor yang belum dibayarkan oleh Persema Malang selama delapan bulan. Tapi ini tampaknya tak akan dilakukan Bachdim. Sebelum keluarnya ITC ini, Irfan memang sudah bertemu dengan administrasi Persema Malang.
Irfan mengakui, kondisi sepak bola nasional dikala ini kian memburuk. Tapi, baginya yang terpenting dikala ini ialah tidak terlalu terjerumus ke dalam sejumlah polemik tersebut. Menurutnya, yang terpenting dikala ini ialah berjuang meningkatkan kemampuan diri biar bisa maksimal membela nama Indonesia dengan lambang Garuda di dada.
Berikut ialah petikan wawancara dengan Irfan mengenai alasan utamanya membela Chonburi dan kondisi sepak bola tanah air di sela-sela program peluncuran sepatu sepak bola Nike Mercurial Vapor IX di Universitas Pelita Harapan ibarat dikutip dari Kompas.com

Bagaimana soal kontrak dengan Chonburi?
“Ya, kesepakatan kontrak kini hampir selesai. Setelah semua itu dirampungkan, semoga saya bisa segera bermain untuk Chonburi. Saat ini Persema telah mengurusi hal tersebut, begitu juga denganku. Setelah itu mereka akan melepaskanku dan saya bisa mendapat International Transfer Certificate (ITC) untuk segera bergabung dengan Chonburi. Aku merasa sangat beruntung. Aku memang tidak tahu bagaimana nasibku di sana. Tetapi, saya akan terus melangkah. Aku berharap Persema dan diriku sendiri mempunyai masa depan yang lebih baik.”

Persoalan pembayaran honor dengan Persema?
“Kami sudah menciptakan perjanjian sebelumnya. Jadi, dibayar atau tidak kita sudah mempunyai perjanjian awal. Intinya, saya tidak ingin terlalu memikirkan hal tersebut dikala ini. Tim bagiku ialah hal yang paling utama.”

Jika gagal ke Thailand, Anda akan melanjutkan karier di mana?
“Aku akan bermain di liga yang berada di bawah naungan FIFA. Jika ISL ikut ke FIFA maka saya akan bermain di sana. Kalau IPL ikut di bawah FIFA, tentu saya akan main di IPL. Ya, ibarat saya bilang, saya ingin bermain untuk timnas. Jika saya tidak bermain di federasi (yang tidak diakui FIFA), tentunya saya tidak bisa bermain di timnas. Jadi, saya tidak punya pilihan lagi, apa yang mereka (FIFA) instruksikan saya akan mematuhinya.”

Apa alasan utama bermain di Thailand?
“Seperti yang saya bilang sebelumnya, saya ingin terus menyebarkan diriku sendiri. Aku melihat bagaimana mereka (Chonburi) latihan, perlengkapan mereka, dan tentu saya tertarik melihat bagaimana instruktur dan bagaimana cara mereka bermain sepak bola. Semua itu baik bagiku.”


Apa pengalaman bermain di Indonesia?
“Aku bermain selama dua setengah tahun di Indonesia dan telah mencar ilmu banyak di sini. Aku tahu apa yang diharapkan Indonesia. Jadi, langkah selanjutnya saya memutuskan untuk menuju Thailand dan saya ingin mencicipi cara bermain sepak bola yang berbeda. Dan, suatu dikala nanti saya bisa membawa hal gres dengan timnas Indonesia.”
Bagaimana sesudah main di klub Thailand nanti?
Jadi, ketika saya bermain melawan Thailand di Piala AFF, atau entah di turnamen mana pun, saya tahu bagaimana cara mereka bermain, bagaimana visi mereka, dan kemudian saya ingin memberi saran kepada pemain dan instruktur di Indonesia. Intinya, saya rasa sangat manis kalau pemain bisa melanjutkan kariernya di tim luar negeri.”

Seperti apa atmosfer sepak bola di Thailand?
“Menurutku, suporter sepak bola di sana masih kalah dari Indonesia. Suporter yang paling jago yang pernah saya lihat ialah Indonesia. Itulah mengapa saya mengasihi sepak bola Indonesia alasannya di Thailand hal tersebut memang kurang besar. Tetapi, kalau saya bisa menyebarkan kemampuanku untuk bermain di Thailand, saya yakin akan bisa lebih baik. Karena saya bermain sepak bola bukan untuk suporter saja, tetapi juga untuk menyebarkan diriku sendiri biar bisa membela nama Indonesia. Maka dari itu, saya memutuskan untuk pindah ke Thailand.”

Anda akan jadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Thailand, tanggapannya?
“Itu sangat bagus. Tetapi, saya tidak ingin menjadi pemain (Indonesia) pertama yang tidak bisa memenangkan trofi. Jadi, kalau saya bisa mendapat trofi di sana bersama Chonburi maka saya akan sangat gembira dengan diriku sendiri. Intinya saya ngin selalu bermain di level tertinggi dan saya akan selalu berusaha untuk itu demi sepak bola Indonesia.”