Hindari 12 Hal Ini Biar Tidak Terlalu Sayang Pada Seseorang

Diposting pada 54 views

agar tidak terlalu sayang pada seseorang Hindari 12 Hal Ini Agar Tidak Terlalu Sayang Pada Seseorang

Terlalu sayang pada Seseorang bagi kebanyakan Orang justru akan membuat penderitaan, apalagi kalau rasa terlalu sayang tersebut tidak mendapat jawaban yang seimbang. Sudah sangat sayang akan tetapi ditinggalkan, disakiti, bahkan ditinggalkan. Kebanyakan ketika sudah terlalu sayang sama Seseorang, merasa semua baik-baik saja. Untuk jangka panjang tidak berpikir Orang yang disayangi bisa saja menjadi tidak tahu diri atau ngelunjak.

Ketika korelasi belum pasti, terlalu sayang apalagi cinta itu tidak disarankan. Sebaiknya dihindari biar tidak sakit hati pada akhirnya. Kecuali sudah ada kepastian perihal korelasi yang lebih serius. Jika tidak bisa mengendalikan ini, pada hasilnya terjebak perasaan dan tidak bisa mengambil keputusan secara logis, belum lagi kalau hingga disakiti, menyerupai merasa harus tetap bertahan didalam penderitaan. Yang lebih jelek lagi tidak bisa move on ketika sudah ditinggalkan.

Belum lagi dampak yang lain menyerupai rasa cemburu hiperbola juga akan benar-benar dirasakan, usaha keras tidak memperlihatkan hasil yang sesuai, dan yang niscaya rasa takut kehilangan akan benar-benar berpengaruh dirasakan. Jika sudah merasa takut kehilangan apapun bisa dilakukan untuk tetap bertahan, meskipun bertahan didalam korelasi yang penuh penderitaan. Makara terlalu sayang ini ialah penyebab awal dari semua itu, termasuk rasa takut kehilangan. Maka biar tidak terlalu sayang pada Seseorang, sebaiknya hindari hal-hal berikut ini.

1. Menilai sesuatu hanya dari yang dikatakan pasangan

Ketika menilai sesuatu menurut apa yang dikatakan pasangan, cenderung percaya dengan kesepakatan yang dikatakan. Hal ini akan membuat rasa kondusif kalau kesepakatan yang diberikan terlalu manis. Menciptakan pedoman semua akan baik-baik saja pada akhirnya. Sebenarnya percaya pada apa yang dikatakan pasangan itu baik, tapi lebih baik menilai juga perlu dengan melihat fakta dan bukti dalam tindakan nyata. Karena kalau tetap hanya mengandalkan apa yang dikatakan, Pasangan hanya memakai Kata untuk meyakinkan sedangkan Kamu bukan hanya dengan Kata, tapi perasaan menuntun untuk mengekspresikan dengan tindakan kasatmata juga.

2. Optimis bahwa si Dia niscaya akan menikah dengan Kamu

Pemikiran ini yang justru akan membuat Kamu semakin sayang padanya, alasannya ialah Kamu sudah merasa semua akan baik-baik saja. Jika Kamu memang sudah mantap padanya, Kamu bisa mengusahakan untuk menikah, minimal mendorongnya untuk segera mempersiapkan segala hal yang diperlukan. Jika memang belum saatnya, setidaknya dengan mempunyai pedoman sedikit pesimis, Kamu tidak akan terlalu fokus padanya terus menerus.

3. Berharap banyak terhadapnya

Ini ialah pemicu utama Kamu bisa terlalu sayang padanya. Berharap boleh saja asal tetap realistis. Ketika keinginan Kamu terlalu besar dan Dia tidak bisa memperlihatkan pada akhirnya, Kamu akan terus merasa hal itu hanya sedang tertunda. Padahal bisa saja sebetulnya Kamu tidak akan pernah mendapatkannya. Itu semua didasari oleh keinginan Kamu sendiri. Harapan yang diyakini suatu dikala akan terjadi, bisa membuat Kamu terlalu sayang. Dan Kamu akan benar-benar senang ketika ada potensi keinginan itu terpenuhi meskipun hanya terjadi sementara saja.

4. Biasa menggantungkan diri padanya

Bergantung padanya hanya akan membuat perasaan tidak bisa hidup tanpanya. Apa yang Kamu lakukan lebih sering difokuskan untuk dilakukan dengannya. Ketika bertengkar atau sedang sibuk dengan urusan masing-masing, akan menyerupai merasa kehilangan sosok terpenting dalam hidup. Hal ini memang bisa membuat rasa bosan pada akhirnya, tapi itu membutuhkan proses sangat panjang, bahkan bisa saja sebetulnya rasa bosan itu lebih cepat dialami olehnya sehingga akan membuatmu mengejar Dia untuk tetap bisa bergantung dengannya.

5. Menyerahkan semua waktu untuknya

Kebersamaan menjadi pemicu tumbuhnya rasa sayang, hal ini bisa terjadi pada Orang yang sebelumnya tidak ada sayang sama sekali. Apalagi Kalian yang sudah ada rasa sayang. Dampaknya akan menyerupai pecahan sebelumnya, yaitu Kamu akan menyerupai kehilangan kehidupan ketika Dia sedang tidak ada waktu untuk Kamu. Karena sudah menyerupai kecanduan, ada upaya untuk mengembalikan keadaan. Saat itulah rasa sayang Kamu begitu besar dan kalau Dia tidak terlalu membutuhkan kebersamaan, pada hasilnya Kamu akan terkesan mengejarnya. Rasa sayang itu akan terasa lebih besar ketika Dia berusaha menghindar sedangkan kau berusaha mendekatinya.

6. Berpikir negatif terhadap tindakan Dia dibelakang

Berpikir negatif cenderung membuat rasa curiga. Ketika Dia tidak ada kabar, Kamu berpikir Dia jalan sama yang lain, Dia tidak chat menganggap sudah bosan. Hal ini akan membuat perasaan cemas dan was-was. Pikiran tidak akan damai dan berharap semua pikiran itu tidak akan terjadi. Klarifikasi untuk mencari kebenaran darinya, justru akan membuat Dia tidak nyaman. Dampaknya rasa was-was yang diimbangi dengan perasaan tidak nyaman yang Dia rasakan akan membuat Kamu terlalu sayang padanya.

7. Melakukan hal yang belum seharusnya dilakukan

Tidak perlu klarifikasi panjang lebar. Selain menjadi ketergantungan, rasa kepemilikan juga akan semakin kuat. Jika sewaktu-waktu mengisi posisi pihak yang tidak diinginkan, akan sangat menyayangkan keadaan tersebut. Terlalu sulit untuk melepaskan lantaran terlalu sayang atas dasar rasa kepemilikan yang sudah sangat kuat.

8. Memikirkan terlalu dalam perihal masa kemudian yang bisa membuat Kamu cemburu

Jangan pernah memikirkan terlalu dalam keburukan dan bayangan masa kemudian Dia. Gaya pacaran Dia dengan mantan dan sebagainya. Ini hanya akan membuat beban pikiran sendiri. Dasarnya Kamu sudah sayang padanya, akan semakin kacau kalau membayangkan masa kemudian yang belum tentu kebenarannya.

9. Menganggap komunikasi dengan lawan jenis ialah hal yang dihentikan dilakukan

Chat dengan lawan jenis selain pacar itu sebetulnya wajar. Sebab Dia juga punya teman, sahabat, atau mungkin kerabat jauh. Dia juga tidak bisa menghindari urusan yang melibatkan lawan jenis. Ketika menganggap chat dengan lawan jenis itu terlarang, hanya akan membuat Kamu terus curiga dengannya. Akan membuat Kamu mencicipi kegelisahan setiap ada chat masuk dalam smartphone miliknya. Kekhawatiran itulah yang bisa membuat Kamu semakin sayang dan ingin menjaga Dia dengan sebaik-baiknya.

10. Terlalu ingin tahu semua hal perihal pasangan

Banyak tanya ini itu mengarahkan untuk tahu hal-hal yang menyakitkan. Lagi-lagi akan membuat kekhawatiran yang berlebihan. Sama menyerupai sebelumnya, ada keinginan untuk lebih menjaga dengan sebaik-baiknya. Inilah yang hasilnya membuat perasaan terlalu sayang.

11. Ekspektasi terlalu tinggi untuk hal yang belum terjadi

Bayangan saja sudah bikin bahagia, berandai-andai pada rencana yang akan terjadi. Semakin usang akan menyebabkan sebuah obsesi. Keinginan untuk benar-benar bisa melaksanakan akan sangat kuat, sehingga tidak rela kalau korelasi berakhir sebelum semua itu benar-benar terjadi.

12. Kamu terlalu puas dengan keadaan kini sedangkan Dia terus mengalami peningkatan

Kamu jangan puas dengan keadaan sekarang, apalagi Dia terus mengalami peningkatan terhadap kualitas diri. Ini akan membuat Kamu merasa mempunyai level lebih rendah darinya. Dan ini akan membuat Kamu merasa perlu melaksanakan tindakan ekstra untuk mempertahankannya. Lebih baik perbaiki kualitas diri Kamu juga untuk membuatnya seimbang. Jika berhasil bukan hanya bisa membuat Dia bertahan, justru kesempatan lain lebih banyak dan itu akan membuat Kamu tidak terlalu sayang padanya.