Harapan Taufik Hidayat Terhadap Tradisi Emas Bulutangkis Indonesia

Diposting pada 13 views


Pebulutangkis tunggal putra Taufik Hidayat mengharapkan tradisi perolehan emas bagi kontingen Indonesia tidak menjadi beban para pemain. 

Dia berharap para pemain tidak dibebani tradisi emas itu sehingga mereka  sanggup fokus memenangi setiap pertandingan di Olimpiade London 2012.

“Saya mengharapkan tradisi emas tidak menjadi beban, tetapi harus menjadi acuan,” kata Taufik di sela-sela program Pengukuhan Kontingen Indonesia Untuk Olimpiade London 2012 oleh KOI di Jakarta, Jumat. 

Dia mengatakan, tim bulutangkis Indonesia harus berjuang menghadapi tim dari China dan Malaysia yang dianggap menjadi lawan terberat.

“Atlet andalan China Lin Dan dan atlet andalan Malaysia Lee Chong Wei tidak absen. Saya kira dua pemain itu lawan yang terberat,” katanya.

Meski demikian Taufik menyampaikan dirinya akan menunjukkan yang terbaik dalam pertandingan nanti.

“Saya bukanlah atlet menyerupai delapan atau empat tahun lalu. Tapi aku akan menunjukkan yang terbaik,” katanya.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyampaikan seluruh atlet Indonesia harus mempertahankan tradisi emas di Olimpiade.

“Kibarkan bendera Merah Putih dan nyanyikan lagu Indonesia Raya di sana. Target kita yaitu mempertahankan tradisi emas Olimpiade,” kata Andi. 

Dia meminta seluruh kontingen untuk berjuang bersungguh-sungguh dan pantang mengalah untuk sanggup meraih prestasi terbaik.

“Jumlah atlet kita yang diturunkan tidak sebesar negara lain tetapi bila semangat dan pantang mengalah `insyaallah` akan prestasi terbaik sanggup diraih,” ujarnya.

Menurut Menpora, setiap atlet harus berpikir bagaimana meraih medali. 

“Saya mendukung supaya seluruh atlet yang berangkat sanggup berprestasi yang terbaik dan mengharumkan nama bangsa dan negara,” kata dia.

Dia juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia menunjukkan pinjaman sebesar-besarnya semoga tim Merah Putih sanggup tampil maksimal.

Pada event empat tahunan tersebut Indonesia menurunkan 21 atlet dari tujuh cabang olahraga, yaitu badminton (9), angkat besi (6), atletik (2), serta renang, panahan, anggar dan menembak yang masing-masing satu atlet.