Firdasari Siap Hadapi Uber Cup 2012

Diposting pada 27 views

Tim Uber Indonesia memang tak seberuntung tim Thomas Indonesia yang tergabung di grup yang relatif mudah. Pasalnya, tim Uber bergabung dengan Srilanka, Kazakhstan, dan Thailand.
Peluang untuk lolos tetap terbuka, tetapi cita-cita untuk menjadi juara grup tak sepenuhnya dapat terlaksana karena harus bertemu Thailand. Fakta mengatakan bahwa pada pertemuan terakhir di ajang SEA Games 2011 di Jakarta, para srikandi Indonesia kalah 1-3 dari pasukan “Negeri Gajah Putih” itu.
Jika skenario untuk menjadi juara grup itu gagal terwujud, maka Indonesia hampir niscaya bertemu China di fase berikutnya. Meskipun demikian, para pemain tim Uber Indonesia mengaku siap menghadapi kenyataan itu, menyerupai yang diutarakan pemain tunggal, Adriyanti Firdasari.
“Mau ga mau harus siap, harus dilawan. Memang berat, tapi kita tetap harus berjuang,” ujar Fridasari kepada Kompas.com, Rabu (08/02/2012), menanggapi pertanyaan jikalau tim Uber kalah dari Thailand dan harus menghadapi China.

Memang kali ini China  hanya menurunkan lapis kedua. Namun Firdasari mengakui bahwa raksasa badminton dunia itu tetap kuat. “Lapis kedua mereka peringkatnya tetap di atas kami. Makara mereka tetaplah menjadi lawan berat buat kami,” ujarnya.

Pebulutangkis berusia 25 tahun ini juga menambahkan bahwa dia tidak begitu memikirkan tidak terpilihnya Vita Marissa untuk memperkuat tim Uber. “Saya tidak mau terlalu memikirkan siapa yang main karena ini mrupakan tanggung jawab bersama. Ini juga merupakan yang terbaik alasannya sudah terpilih oleh pelatih.”

Mengenai peringkatnya yang terus melorot dan sekarang berada di urutan ke-35, Firdasari mengaku tak peduli. Dia tetap melaksanakan persiapan yang serius untuk menghadapi kualifikasi Piala Uber yang mulai berlangsung 13 Februari nanti di Makau. “Saya tak memikirkan duduk perkara peringkat. Saya lebih fokus kepada latihan yang saya jalani.” (KOMPAS.com)