Contoh Naskah Drama Teks Pilihan

Diposting pada 28 views

Contoh Naskah Drama – Drama yaitu acara yang dilakukan oleh beberapa orang yang tujuannya hanya untuk hiburan belaka dan bersifat akting. Berbagai naskah drama mungkin pernah Anda temukan, menyerupai naskah drama yang bertemakan persahabatan, komedi, sekolah, dan lain sebagainya. Kegiatan drama biasanya dilakukan oleh sekelompok orang di sekolah, alasannya perintah dari sekolah atau wali kelas untuk menciptakan drama yang dipentaskan di panggung oleh masing-masing siswa demi memperlihatkan pelajaran kreativitas dan mental melalui drama.

Naskah drama dalam pembuatannya memang butuh sebuah kreativitas tinggi. Rangkaian dongeng dari naskah harus terang dan runtut dari awal hingga final naskah. Karena memang, dengan dongeng yang menarik pastinya akan menciptakan para penonton merasa terhibur, oleh alasannya itu tugas naskah dalam berlangsungnya sebuah drama memang sangat penting. Untuk menciptakan naskah drama, biasanya diperuntukkan untuk beberapa orang, seperti, 5 orang, 7, hingga 8 orang. Selain itu, naskah drama juga terbagi menjadi dua jenis, yakni monolog dan prolog. Dan berikut ini pola teks drama.

 Drama yaitu acara yang dilakukan oleh beberapa orang yang tujuannya hanya untuk hibur Contoh Naskah Drama Teks Pilihan

Contoh Naskah Drama

Dikisahkan pada Suatu hari ada seorang cowok berjulukan Ishak, ia tinggal dengan istrinya yang berjulukan Fatimah. Mereka berdua tinggal di rumah sederhana yang terbuat dari gubuk yang lokasinya berada di tempat perkampungan pinggir hutan yang cukup jauh dari jalan raya. Kakak dari Ishak yang berjulukan Zaki yaitu seorang pengusaha kaya di daerah perkampungan itu, akan tetapi ia mempunyai sifat yang besar kepala dan pelit.

Fatimah : Ali, maukah kau mencarikan kayu bakar untuk saya?

Ishak : Oh.. Fatimah. Mengapa namamu Fatimah? Namamu begitu indahnya. Apa arti dari namamu itu? Namamu begitu harum semerbak.

Fatimah : Kamu tahu kalau saya bukanlah mawar, jadi tolong jangan lagi menggodaku! Cepat carikan saya kayu bakar!

Ishak : Oke! tetapi kau tahu kan kalau saya tidak punya banyak waktu!

Dengan santai Ishak pergi ke hutan untuk memenuhi ajakan istrinya istrinya. Didalam hutan ketika Ishak sedang mengumpulkan ranting-ranting untuk dijadikan kayu bakar, tiba-tiba dia mendengar percakapan. 

Geng-bes 2 : kita menerima emas lagi dari desa itu. Mari kita pergi ke gua dan menyimpannya!
Dipersembunyiannya…. Ishak berguman sambil terus mengikuti mereka kedalam hutan.

Ishak : Siapakah mereka? Biarkan saya mencari tahu!

Sampailah mereka disebuah gua yang tertutup batu. 

Ishak : Hmm… Alakazam Buka Pintu! Wow, apa itu? Oh My God itu yaitu emas! Saya ingin mengambil beberapa … sebelum mereka datang.

Setelah mengambil beberapa keping emas dari gua itu, Ishak pun pulang tanpa membawa kayu bakar.

Ishak : Honey, saya pulang!

Fatimah : Mana kayu bakarnya?

Ishak : Tidak ada, tapi saya punya sesuatu yang lebih baik, Emas!

Fatimah : Apa? Apa sih yang kau bicarakan?

Ishak : Aku serius, sayang. Ini benar-benar emas!

Fatimah : darimana kau mendapatkannya?

Ishak : Aku mengambilnya dari para perampok.

Fatimah : Saya ingin memperlihatkan beberapa kepada tetangga kita.

Ishak : Pinjam mangkuk dari Zaki. untuk mengambil emas

Fatimah pergi ke Zaki Mansion untuk meminjam mangkuk.

Fatimah : Permisi, bolehkah saya pinjam mangkuk?

Istri 1: Oh, abang saya yang miskin! Tentu saja boleh.

Zaki : Sebuah mangkuk kecil atau mangkuk besar, hai perempuan?

Istri 2 : mungkin bukan mangkuk kecil, hahaha!

Fatimah : Hmmm.. Saya ingin mangkuk paling besar yang ada di dunia.

Zaki : baiklah, berikannya mangkuk kepadanya! Tapi jangan kau makan emasnya! Hahahaha

Fatimah pulang ke rumah. Mereka memberi emas kepada tetangga mereka. Ketika, Ishak mengembalikan kembali mangkuk untuk Zaki.

Ishak : Dear, saudaraku!

Istri 1: Eh, Darling insan miskin.

Zaki : Oh jangan menyerupai itu! hey really2 saudara miskin.

Ishak : really, abang saya yang kaya! Saya ingin mengembalikan mangkuk Anda yang benar-benar sangat mahal.

Istri 2 : lihatlah, insan miskin telah mengambil emas ke dalam mangkuk kami.

Zaki : Apakah itu nyata? Oh, bagaimana kau mendapatkannya?

Ishak : Hmmm … hanya ikuti perampok.

Setelah Zaki mendapat klarifikasi dari Ishak, ia pergi ke gua pagi sekali dengan menunggangi seekor keledai.

Zaki : Dimana emas? Oh, saya tidak ingin terlihat oleh Ishak manusia termiskin

Akhirnya Zaki menemukan gua tersebut. Dan ia sangat bahagia saat ia melihat emas.

Zaki : Hmm … apa nomor kunci ini, oh yeah … Ala mmm … ka … zam, Buka Pintu!

Zaki : Oh My God! Aku sanggup menjadi raja, dan orang terkaya di dunia ini.

Ketika Zaki ingin pulang, ia lupa nomor kunci hingga kesannya para perampok datang.

Zaki : Apa sandi itu? Oh Lala … mmm ada … Avad Avada membuka pintu … Alakazim membuka pintu oh tidak!

Geng-bes : Alakazam, tolon buka pintunya, siapakah Anda?

Leader. B : Aku benci pencuri, Bunuh dia!

Zaki : Oh silahkan, saya akan memperlihatkan semua emas saya.

Leader.B : Sudah terlambat, Bagaimana Anda sanggup hingga ke gua ini?

Zaki : Ishak Memberitahuku.

Zaki telah dibunuh oleh Geng-bes, dan salah satu dari mereka mencari rumah Ishak. Setelah bertemu rumah, ia menyeberangi pintu, tapi Ishak tahu strategi para Geng-bes begitu ia menyeberangi semua pintu di desanya.

Geng-bes 1: bos Ok, itu jelas! (Dengan handphone)

Ishak : Geng-bes berusaha menemukan saya! Hmm … menarik!

Istri pertama Zaki mendapat informasi bahwa suaminya telah dibunuh. Dan istri kedua sangat sedih, sehingga mereka pergi ke rumah Ishak untuk memberitahunya.

Istri 1 : Ali, apakah Anda tahu bahwa abang Anda sudah mati?

Ishak : Apa? kau bercanda? Tidak mungkin!

Istri 2 : Apakah mereka berada disini? Aku ingin membunuh mereka.

Ishak : Tunggu sebentar. Siapa yang membunuhnya?

Istri 1: Geng-bes itu, mereka memotong tubuhnya!

Ishak : Umm … saya punya ilham untuk membalas dendam mereka.

Istri : 1 Apa itu?

Ishak tahu bahwa malam ini Geng-bes akan tiba ke rumahnya, jadi dia menciptakan rencana.

Leader. B : Yang mana rumah Ishak?

Geng-bes 1 : Rumah yang pintu telah ditandai.

Geng-bes 2 : Semua pintu di desa ini telah tandai.

Geng-bes 3 : Justru Anda yang menandai semua pintu itu, betapa bodohnya kamu?

Leader. B : Aku kini akan membunuh Anda, kalau Anda terbukti telah melaksanakan kesalahan.

Geng-bes 1 : Oh … saya akan menemukannya bos

Geng-bes punya bingung, dan Ishak memperhatikannya dari kejauhan.

Geng-bes 1 : Hmm … maafkan saya Nona, yang manakah rumah Ishak?

Model : Ouh maaf, saya sangat sibuk. Jika Anda ingin tahu rumah Ishak, rumah Yang terkecil didesa ini.

Geng-bes 1 : Terima kasih, Boss.

Leader. B : Oke, alasannya kami berencana Ketika saya mengatakan Fatimah, Anda akan keluar dari drum dan kami akan membunuh Ishak.

Geng-bes : Oke bos.

Bersambung…

Diatas yaitu sedikit pola Naskah Drama teks pilihan untuk 5 orang. Tata cara menciptakan teks drama bekerjsama cukup mudah, alasannya yang terpenting dan yang paling diharapkan yaitu kreativitas dari teks drama tersebut dan keselarasan alur dongeng dari awal hingga final cerita. Demikian informasi dari kali ini mengenai pola teks naskah drama ini. Semoga bermanfaat.