7 Krusial Tips Menentukan Nama Domain Yang Baik Bagi Blogger Pemula

Diposting pada 36 views

Mengacu pada pembuatan sebuah blog profesional tentu saja pemilihan nama domain harus menjadi pertimbangan serius. Bagaimana tidak nama domain akan mengindikasikan perihal apa blog anda dibangun. Jika blog anda tidak mempunyai daya tarik terhadap pengguna internet maka besar kemungkinan mereka tidak mau berkunjung ke blog anda.

Masalahnya sebagian blogger pemula kurang memperhatikan pemilihan nama domain untuk memulai blognya. Apalagi ketersediaan nama domain semakin sedikit lantaran berbondong-bondong orang menciptakan blog pribadi. Sehingga mereka cenderung tergesa-gesa membeli nama domain tanpa melaksanakan riset atau studi kasus. Akibatnya mereka menyesal ditengah jalan lantaran situs yang dikelolanya tidak berkembang sesuai target.

Oleh lantaran itu jangan sembarangan memikirkan nama domain yang akan anda gunakan untuk blogging. Kenyataannya pemilihan nama juga sanggup mempengaruhi semangat dan motivasi seorang blogger. Jika anda salah perhitungan sanggup jadi anda akan gagal menjadi blogger sukses lantaran tidak percaya diri mengelola blog.

Mengacu pada pembuatan sebuah blog profesional tentu saja pemilihan nama domain harus menj 7 Krusial Tips Memilih Nama Domain yang Baik bagi Blogger Pemula

Tips menentukan nama domain yang baik bagi blogger pemula

1. Mengandung keyword yang dibidik

Karena merasa cocok dengan nama domain seringkali seorang blogger pemula mengacuhkan dilema topik blog yang ada di dalamnya. Sehingga tidak jarang mereka memakai nama yang sedikit abnormal salah satunya (maaf kalau ada yang tersinggung)“Terselubung.com” atau “Jagajarak.com”. Memang anda boleh saja menggunakannya untuk blog. Namun bantu-membantu nama tersebut tidak mencerminkan gosip singkat perihal topik yang dibahas.

Ketika anda menetapkan menciptakan blog maka berpikirlah 2-3 hari perihal pemilihan nama domain. Usahakan nama tersebut mengandung keyword yang terperinci sesuai dengan niche konten yang akan anda buat. Dengan begitu blog anda akan gampang bersaing disearch engine lantaran para pembaca akan mengetahui dengan niscaya bahwa mereka masuk ke situs yang benar.

2. Praktis diingat pengguna internet

Setelah anda menetapkan topik dan keyword yang akan dibidik maka langkah selanjutnya memastikan bahwa nama domain tersebut gampang diingat. Para blogger biasanya menentukan 2 suku kata menyerupai “PenulisArtikel.com” atau “HaloBlogger.com”.

Sayangnya penggunaan nama domain dengan 2 suku kata proses pencariannya semakin sulit lantaran sudah digunakan oleh orang lain. Dalam situasi ini maka dengan terpaksa anda harus menambah 1 kata lagi. Meskipun begitu bantu-membantu tidak dilema bagi orang lain asalkan nama domain tersebut mempunyai arti yang jelas. Inilah yang terjadi pada “TipsMenulisBuku.com” atau “CaraMenulisArtikel.com”, meskipun terdiri dari 3 kata nama domain tersebut tetap gampang diingat orang.

3. Bereksistensi “.com” lebih baik

Agar telihat kompeten anda harus membeli domain TLD (Top Level Domain) sebagai tambahan nama domain. Memang ada banyak pilihan domain TLD yang tersedia diantaranya “.Com”, “.Net”, “.Org”, dan lain-lain. Bahkan kalau anda tertarik ada domain dengan keberadaan negara asal, untuk Indonesia ada “.Web.Id”, “.My.Id”, “.Id”, “.Or.Id” dan lain-lain.

Namun demikian para blogger lebih erat dengan akhiran “.Com” (sekitar 40% pengguna internet) kemudian gres diikuti Domain TLD yang lain. Bahkan anda tahu bahwa pendiri “ProBlogger.Net” harus membeli “ProBlogger.Com” untuk memudahkan pengguna internet mengaksesnya.

Meskipun begitu mungkin anda menyadari bahwa blog ini memakai domain TLD “.Net”.

Ini lantaran “IdWebHost.com” telah membuatkan domain gratis sehingga saya ikut memanfaatkanya. (Peluang nggak boleh berlalu begitu saja, kan?). Terlebih lagi saya juga mengelola blog yang lain dengan keberadaan “.Com”. Jadi, blog ini bukan satu-satunya yang saya kelola.

4. Mencerminkan merek dagang sendiri (brand sendiri)

Ketika anda berhadapan dengan jutaan pengguna internet tentu anda harus mempunyai keunikan tersendiri untuk menarik mereka melalui blog. Sebaiknya anda memakai nama domain yang mencerminkan merek gres yaitu merk anda sendiri. Memang tidak gampang kalau mengacu pada kerja keras yang harus dilakukan ketika promosi blog. Namun ini lebih baik kalau anda mempunyai sasaran membesarkan bisnis tersebut.

Nama domain yang mencerminkan merek dagang sendiri sanggup anda hubungkan dengan jenis usaha. Dalam hal ini anda sanggup menghubungkan nama identitas atau nama panggilan dan jenis perjuangan sebagai nama domain. Diantaranya “NatashaBatik.com”, “ButikBuTutik.com”, atau “JokoMebel.com”.

5. Hindari mencantumkan merk besar dalam nama domain anda

Salah satu pantangan membesarkan perjuangan bisnis yaitu tidak melibatkan nama merk besar dalam nama domain anda. Ini sangat penting mengingat merk besar cenderung sensitif dengan penipuan. Makanya tidak heran nama domain yang menyerupai atau melibatkan merk besar biasanya berakhir dengan gugatan atau pengadilan. Tentunya sebagai pemilik perjuangan berdikari peluang anda menang menghadapi mereka sangat kecil. Bisa-bisa anda kena beban biaya untuk membayar kerugian mereka.

Oleh lantaran itu hindari memasukkan nama merk besar ke dalam nama domain anda. Jangan mengacu pada produk yang anda jual lantaran kalau anda bukan biro resmi mereka maka situs anda akan dipermasalahkan.

Jadi, kalau anda menjual handphone Oppo maka jangan menentukan nama domain “TokoOppoMandiri.com” atau “TokoOppoBersinar.com” atau sejenisnya. Selain itu hindari juga nama domain yang menyerupai dengan merk besar menyerupai “TokoOpp0.com” atau “JualanHpOOpp0.com”, dan lain-lain. Lebih baik anda percaya diri dengan merk eksklusif sehingga anda sanggup fokus dan kondusif dari dilema hak cipta.

6. Hindari memakai simbol

Meskipun terlihat sepele bantu-membantu penggunaan simbol menyusahkan orang lain lantaran tanda baca atau angka sering terlupakan ketika mengetik. Terlepas dari jumlah kosa kata dalam nama domain anda (2 atau 3 kosa kata) bantu-membantu simbol tersebut jarang digunakan oleh para blogger dunia. Mereka merasa hal itu hanya penghalang pembaca untuk mau berkunjung.

Oleh lantaran itu hindari nama domain dengan simbol menyerupai tanda hubung (-) atau tanda baca yang lain dan angka. Diantara nama domain dengan tanda baca contohnya “ButikBuTutik90.com”, “Natasha-Butik.com” dan lain-lain.

7. Jangan memakai nama domain berbau SARA atau negatif

Nama domain yang berpotensi jelek di search engine yaitu konten negatif. Bukan tanpa alasannya yaitu hal ini terjadi lantaran konten negatif dan berbau rasis cenderung merusak moral dan pengiklan. makanya tidak heran kalau konten jenis ini sulit mengikuti jadwal PPC (Pay Per Click) Google Adsense.

Dari sini maka anda harus berpikir logis dan ilmiah. Anda tidak mau kan menciptakan blog dengan nama domain yang mempunyai cara monetisasi terbatas. Padahal kini ini PPC menjadi incaran para blogger untuk menghasilkan uang selain affiliasi dan jualan.

Kesimpulannya, terlepas dari tujuan anda menjadi blogger dan menciptakan blog pribadi, usahakan anda mempunyai rencana yang matang dan sasaran pembaca yang jelas. Dengan begitu anda sanggup menyesuaikan nama domain anda dengan topik yang akan anda bagikan kepada pengunjung.