6 Alasan Blogger Pemula Gampang Gagal Dan Berhenti Ngeblog

Diposting pada 42 views

Berbicara perihal aktifitas ngeblog rasanya tidak bisa dilepaskan dari istilah sukses atau gagal. Memang sebagai blogger pemula kesuksesan ialah hal terindah yang menjadi sasaran untuk direalisasikan. Sehingga tantang dan kendala dilalui denganpenuh percaya diri dan optimisme.

Sayangnya tidak gampang menjadi blogger yang sukses. Perjuangan demi usaha dan pengorbanan demi pengorbanan harus terus dilakukan untuk mencapai hal tersebut. Sehingga terkadang alasannya ialah faktor kelelahan atau malas kesuksesan tidak kunjung menghampiri. Bahkan yang ada kemungkinan besar rasa putus asa dan kecewa. Akibatnya cara pandang terhadap dunia blogging menjadi momok yang menakutkan.

Terlepas dari seberapa besar usaha yang telah anda jalani. Setidaknya anda harus tahu bahwa di dalam dunia blogging sebetulnya tidak ada istilah gagal. Namun fakta bahwa income dari online sebagai teladan sedikit banyak memperangaruhi psikologi para blogger. Inilah yang mengakibatkan para blogger sering disebut gagal dan jadinya berhenti dari ngeblog.

Berbicara perihal aktifitas ngeblog rasanya tidak bisa dilepaskan dari istilah sukses atau 6 Alasan Blogger Pemula Praktis Gagal dan Berhenti Ngeblog

Alasan blogger pemula gampang gagal dan berhenti ngeblog

1.  Topik blog tidak sesuai passion

Banyak orang berpikir bahwa dengan membuat blog maka sudah lebih akrab dengan kesuksesan. Pandangan ini memang cukup beralasan alasannya ialah bagaimanan pun juga banyak blogger sukses dengan income jutaan rupiah perbulan telah membuat blog.

Masalahnya dikala anda membuat blog dengan topik yang tidak sesuai dengan passion maka akan membuat problem baru. Anda secara perlahan dan niscaya akan mengalami kesulitan mengisi konten blog anda dengan artikel yang bermanfaat.

Jika anda terus berjuang menghasilkan artikel dengan topik yang tidak anda kuasai maka kemungkinan besar anda butuh waktu usang untuk mengerjakannya. Padahal semakin usang anda menuntaskan sebuah postingan artikel maka cita-cita untuk sukses akan lebih lama. Kalau sudah begini maka istilah gagal dan berhenti akan sering muncul pada pikiran anda.

3. Kebanyakan teori belajar

Memang secara umum mencar ilmu sangat diajurkan dalam setiap hal demi hasil yang optimal dan memuaskan. Maka dari itu sudah sewajarnya jikalau anda harus mencar ilmu dunia blogging lebih dalam dan mendetail. Dengan pengerathuan tersebut anda bisa sukses lebih cepat dan efektif.

Meskipun demikian jangan terlalu fokus mencari banyak sekali sumber teori dalam dunia blogging. Terus jelas teori sangat penting, tetapi jangan terjebak pada mencari-cari teori yang paling baik dan benar. Pada dasarnya semua teori butuh penerapan dan hasil nyata. Sehingga hasil tersebut bisa menjawab kekurangan atau kelemahan blog yang sedang anda kelola.

Namun jikalau anda sibuk dengan cara pandang perfeksionis maka langkah maju sulita anda mulai. Akibatnya anda galau mau menerapkan teori yang mana alasannya ialah takut hasilnya tidak sesuai harapan. Keadaan inilah yang membuat para blogger pemula gampang goyah dalam hal keyakinan untuk sukses di dunia blogging.

3. Terlalu mengacu pada angka atau nilai atau statsistik blog

Sebagai blogger sudah seharusnya meningkatkan kualitas blog menjadi lebih tinggi. Diantara teladan yang  isa dijadikan tolak ukur ialah domain authority (DA), page authority (PA), visitor organik, page view, Alexa rank, dan lain-lain.

Memang intinya angka atau nilai yang tinggi dari hal tersebut memperlihatkan kualitas blog dan kepopulerannya. Namun demikian sering memikirkan hal tersebut bisa membuat aktifitas mengisi konten blog menjadi lambat.

Seiring dengan rutinnya anda melihat statistik blog maka waktu untuk menulis artikel menjadi lebih terbatas. Padahal kualitas pada blog menurut angka atau nilai tidak akan berbeda untuk beberapa hari ke depan. Jadi, lebih baik anda fokus mengisi blog dengan banyak sekali postingan. Dengan begitu secara beriringan blog anda akan meningkat dalam hal DA, PA, visitor, page view, Alexa rank dan lain-lain.

4. Tidak siap berkorban dan berjuang

Dalam dunia blogging anda harus siap untuk tidak menghasilkan uang sepeserpun dari online sekitar 3 bulan, 6 bulan atau setahun. Ini ialah kondisi aktual dikala seseorang masuk dalam dunia internet.

Memang hal itu tidak 100 % benar alasannya ialah sebagian blogger juga bisa mendapat uang lebih cepat dari waktu tersebut. Namun mengingat membangun dan mengelola blog tidak gampang maka anda harus siap menghadapi kondisi terburuk tersebut.

Pandangan ini bukan hanya berasal dari blogger pemula saja bahkan blogger terkenal menyerupai Herman Yudiono dengan Blogodolar.com –nya juga berkata menyerupai itu. Jadi, jangan heran kalau anda belum menghasilkan uang dalam jangka tersebut. Jika anda tidak mampu dengan konsekuensi ini maka sudah niscaya anda akan berpikiran telah gagal dan berhenti online.

5. Tidak mempunyai rekan atau komunitas

Tidak ada kesuksesan bisnis yang berjalan hanya seorang diri. Inilah cara pandang yang benar dikala berbicara perihal bisnis online. Karena itu anda sangat disarankan anda mempunyai rekan atau teman untuk diajak berdiskusi. Lebih baik lagi jikalau teman tersebut telah lebih mahir ngeblog. Dengan begitu anda tidak harus mengalami try and error berulang kali.

Jangan lupakan juga komunitas sebagai daerah anda bersosial. Di dalam komunitas atau grup ada kalanya terdapat pembahasan problem yang sebetulnya hal tersebut menyerupai dengan kondisi blog yang anda hadapi. Dari itu biasanya anggota komunitas saling memperlihatkan masukan perihal solusi terbaik untuk penyelesaiannya.

Namun jikalau anda tidak mempunyai keduanya maka tekad dan semangat anda gampang goyah. Akibatnya dikala anda merasa tidak mampu mengatasi kesulitan tersebut anda gampang berpikir “Ngeblognya sudah dulu aja deh, susah”.

Baca juga: Terima Kasih Ads.id Situs Forum Berbagi Tips Belajar Blog

6. Tidak punya taktik atau rencana menerbitkan artikel secara rutin

Sebenarnya bisa saja anda telah mempunyai rencana atau taktik yang matang untuk blog yang anda kelola. Namun demikian tidak ada keuntungannya jikalau anda tidak melakukannya secara konsisiten. Di dalam dunia blogging anda harus menerbitkan postingan berupa artikel dengan rutin. Kunci keberhasilan blog ialah jumlah artikel yang banyak dan berkaulitas.

Saya menyadari bahwa tidak gampang mengelola blog yang berkualitas dengan jumlah artikel yang banyak. Maka dari itu jikalau anda tidak bisa melaksanakan keduanya secara bersamaan usahakan anda menerapkan salah satunya.

Adapun saran saya ialah jikalau blog anda bermain Google Adsense dan sudah diterima full approve maka bermain jumlah artikel yang banyak bisa anda mulai. Namun jikalau ternyata anda masih dalam tahap belum diterima Google Adsense maka silahkan fokus dahulu pada kualitas artikel (misalnya artikel dengan jumlah kata 500-1000 kata). Mengapa demikian? 

Jika anda memaksakan blog dengan dengan kualitas pas-pasan untuk kegiatan penghasil uang maka kemungkinan besar akan ditolak. Meskipun begitu yang saya maksud dengan jumlah artikel yang banyak tetap mengacu pada jumlah kata minimal 300 kata.

Kesimpulannya, terlepas dari banyak sekali faktor yang mengakibatkan anda gagal atau sukses blogging. Sebenarnya anda tidak perlu terlalu pesimistis. Setiap jalan menuju kesuksesan niscaya ada tantangan dan hambatan. Jika anda bisa melewati situasi di atas maka besar kemungkinannya anda tidak akan gagal dan berhenti ngeblog. Jadi, jadilah blogger yang ambisius, tetapi bermain cerdas .