5 Nama Lain Indonesia Di Abad Lalu

Diposting pada 21 views

Sebelum bangsa Indonesia ini mengunakan nama Indonesia ternyata pada masa lalau bangsa kita telah mempunyai nama lain yang telah dikenal banyak orang. Nah berikut ini ada 5 nama lain bangsa indonesia di masa lalu, ingin tahu apa aja itu simak berikut ini.

1. Hindia

Nama Hindia ini ialah ciptaan dari Herodotus, spesialis ilmu sejarah berkebangsaan Yunani (484-425 Sebelum Masehi) yang dikenal dengan Bapak Ilmu

Sejarah. Adapun nama Hindia ini baru dipergunakan untuk kepulauan ini, oleh Ptolomeus (100-178 SM), spesialis ilmu bumi yang terkenal.. Dan nama Hindia ini menjadi terkenal sesudah bangsa Portugis di

bawah pimpinan Vascvo da Gama mendapati kepulauan ini dengan menyusur sungai Indus, dalam tahun 1498 Masehi.


2. Nederlandsch Oost-Indie

Nama ini diberikan oleh orang-orang Belanda sehabis mereka berkuasa disini. Kemudian nama bahasa latin yang berarti pulau. Indus berarti Hindia, sedangkan ini ditukar dengan “Nederlandsch Indie”. Seperti diketahui, bangsa Belanda untuk pertama kalinya tiba ke Indonesia dalam tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de

Houtman.


3. Insulinde

Nama ini diberikan oleh Eduard Douwes Dekker (multatuli) di dalam bukunya Max Havelaar dalam tahun 1860, kemudian nama ini dipopulerkan oleh Professor P.J. Veth. Multatuli membuat nama gres ini, oleh karena ia jijik mendengar nama Nederlandsch Indie yang diberikan oleh Belanda itu. Adapun asal ajakan perkataan tersebut ialah berasal dari perkataan “Insulair”, “Insula” dan “Indus”. Insula dalam

Insilinde artinya pulau Hindia.


4. Nusantara

Nama ini ditemui dalam perpustakaan India Kuno, yang menyebut negeri ini Nusantara.

Adapun Nusantara atau Dwipantara artinya pulau-pulau yang berada diantara benua-benua. Dalam kitab

Negarakertagama disebutkan, bahwa Nusantara ialah pulau-pulau di luar tanah Jawa. Sedangkan dalam sejarah Melayu dipakai nama: Nusa Tamara. Nama inipun sesungguhnya berasal dari perkataan yang

diucapkan Nusantara.


5. The Malay Archipelago

Nama ini diciptakan oleh Alfred Russel Wallace dalam tahun 1869, sehabis ia mengadakan perlawatan ke tanah air kita, dari tahun 1854 hingga dengan 1682. Adapun “Malay” artinya Melayu, “Archipel” yang berasa dari bahasa Yunani “Archipelagus” (dari asal Archi=memerintah, plagus= laut). Dengan demikian berarti menguasai maritim atau berarti kumpulan pulau-pulau Melayu.