5 Kamera Mirrorless Harga 3 Jutaan Yang Worth Untuk Dibeli

Diposting pada 25 views

Suka fotografi tapi kamera smartphone tidak mendukung dan ingin punya kamera sekelas DSLR untuk mendapat hasil foto yang lebih baik. Tapi sayangnya, dana buat beli DSLR tidak mendukung. Nggak perlu bingung, bagi kau yang kebetulan punya budget mepet, contohnya sekitar Rp 3 jutaan atau di bawah Rp 4 juta, kau bisa mempertimbangkan 5 kamera mirrorless harga 3 jutaan yang worth untuk dibeli berikut ini.

Mengapa kamera mirrorless? Harga kamera mirrorless murah yaitu alasan yang paling masuk logika selain kualitasnya yang juga bisa dibandingkan dengan DSLR. Bagi yang belum familiar, bahwasanya kamera mirrorless sejatinya yaitu kamera DSLR yang bab pemantul cahayanya (mirrorbox) dihilangkan.

Soal hasil foto dan video, kedua jenis kamera tersebut bahwasanya mempunyai banyak kesamaan. Akan tetapi, pembatalan pemantul cahaya menciptakan kamera mirrorless jadi lebih ringan dan lebih sederhana sehingga tampilannya jadi cenderung lebih kecil. Walau demikian, kamera mirrorless tetap bisa dipasangkan dengan banyak sekali jenis lensa–sama menyerupai kamera DSLR pada umumnya.

Kamera mirrorless harga 3 jutaan terbaik

Canon EOS M5 dengan lensa 15-45 Is Stm

Harga kamera mirrorless murah Canon EOS M5 yang dilengkapi dengan 15-45 Is Stm dan didukung sensor sebesar 24 MP ini dilengkapi juga dengan pilihan ISO antara 100-25600. Kamera ini dilengkapi juga dengan tilting screen, yaitu layar LCD yang bisa diputar untuk menawarkan view yang lebih baik ketika mengambil gambar pada kondisi kondisi tertentu atau di tempat-tempat yang sulit.

Kamera bisa dipakai untuk merekam video resolusi tinggi (full HD). Menyediakan built-in WiFi, serta NFC dan bluetooth untuk mentransfer file video maupun gambar dari kamera ke hp atau laptop. Bobot kamera hanya 427 gram saja. Keseluruhan body berukuran 116 X 89 X 61 mm.

Panasonic Lumix DMC-GF2 Digital Micro Four Thirds Camera

Kamera mirrorless murah ini membawa sensor sebesar 12. 1 MP berjenis live MOS yang didukung display LCD 3 inchi jenis touchscreen. Walaupun hanya mempunyai sensor sebesar 12.1 MP, tapi jangan dianggap remeh. Pasalnya, kamera ini bisa menghasilkan gambar yang cukup tajam dengan warna-warna natural yang mendekati warna asli.

Panasonic Lumix DMC-GF2 bisa dipakai untuk merekam video dengan resolusi 1920 X 1080 pada 60i dan video HD (1280 x 720). Kamera ini dilengkapi juga dengan beberapa fitur menarik menyerupai fitur Color mode yang memungkinkan kita pribadi mencoba efek menyerupai retro, elegant, cinema, monokrom, siluet, dan lain-lain yang didukung dengan teknologi iA Function.

Pentax Q7 02 dengan lensa kit 5-15 mm

Kamera yang dijual dengan harga sekitar 3 jutaan ini mengusung sensor sebesar 12.4 MP (Backlit CMOS Sensor) yang dipasangkan dengan lensa zoom 5-15mm f/2.8-4.5. Ketika membidik objek, kita akan sangat terbantu dengan kehadiran LCD touchscreen berteknologi AR coating seluas 3 inci di bab belakang.

Kamera ini bisa menghasilkan gambar yang cukup baik ketika dipakai di daerah yang minim cahaya alasannya yaitu didukung ISO yang sangat tinggi dan sensitif sampai angka 12800. Ketika dipakai untuk mengambil gambar di daerah gelap dengan pemberian ISO yang tinggi, smartphone ini tetap bisa memproduksi gambar berkualitas tinggi dengan noise yang minim.

Kamu juga bisa menggunakannya untuk merekam video full HD 1080p pada kecepatan 24 dan 30 FPS. Untuk memudahkan transfer file kamera ini sudah dilengkapi dengan konektivitas WiFi.

Canon EOS M3 dengan lensa kit 15-45 mm

Kamera ini didukung dengan teknologi hybrid CMOS AF III dari Canon yang bisa menghadirkan auto fokus pada kecepatan tinggi alasannya yaitu didukung sensor CMOS sebesar 24.2 MP. Kamera ini kompatibel dengan lebih dari 70 lensa EF Canon. Seperti kebanyakan kamera mirrorless, kamera ini juga dilengkapi dengan LCD bertipe touchscreen yang bisa ditekuk 180/45 derajat.

Sony Alpha A9

Kamera mirrorless Sony Alpha merupakan kamera digital dengan sensor CMOS beresolusi 24 MP. Kamera ini menyediakan pilihan ISO antara 100-51200. Kamera berjenis full frame ini bisa dipakai untuk memotret secara beruntun sampai 20 FPS tanpa jeda. Teknologi tersebut biasanya hanya kita temukan pada kamera DSLR tradisional yang dilengkapi sarana elektronik.